33 C
Semarang
Kamis, 29 Oktober 2020

PSIS (1) vs (0) Persipon

Menang tapi Masih Tegang

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

SEMARANG – Tim PSIS Semarang sukses mewujudkan ambisinya untuk mengamankan poin penuh dalam laga kandang perdana di ajang Liga
2, Kamis (27/4) tadi malam. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini unggul 1-0 atas tamunya, Persipon Pontianak dalam laga yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang. Gol semata wayang PSIS dicetak oleh pemain gaek, M. Ridwan, pada menit ke-82. Atas hasil tersebut, Laskar Mahesa Jenar menduduki puncak klasemen sementara Grup 4 dengan raihan 6 poin.

Tampil di bawah dukungan publik sendiri, head coach PSIS, Subangkit, menginstruksikan tim asuhannya tampil offensive sejak menit awal dengan komposisi di lini tengah sedikit berbeda dari biasanya.

Erik Dwi Ermawansyah yang selalu tampil di starting line up di laga sebelumnya, diparkir oleh Subangkit. Perannya di pos second striker digantikan oleh M. Ridwan.

Di gelandang sayap, Subangkit menurunkan winger  Juni Riyadi yang berduet dengan Hari Nur Yulianto menopang pergerakan striker tunggal Johan Yoga Utama. Sedangkan peran Haudi Abdillah di pos center bek, digantikan oleh M. Tegar Pribadi.

Racikan Subangkit ini sebenarnya cukup efektif. Terbukti, sepanjang babak pertama, Mahesa Jenar tampil agresif. Tercatat, beberapa peluang emas mampu diciptakan oleh Johan Yoga dkk. Sayangnya, hingga berakhirnya babak pertama belum mampu membuahkan gol.

Memasuki babak kedua, coach Subangkit langsung mengubah komposisi starting eleven PSIS. Juni Riyadi yang mulai kehabisan tenaga digantikan oleh winger cepat, Franky Mahendra. Masuknya Franky membuat sisi sayap Mahesa Jenar lebih hidup. Di pertengahan babak kedua, Subangkit juga menurunkan wonder kid PSIS, Tegar Infantrie Sukamto, menggantikan peran M. Yunus yang mengalami cedera.

Hasilnya lumayan. Gelandang berusia 17 tahun itu mampu membuat lini tengah Mahesa Jenar semakin hidup. Hasilnya, di menit ke-79, PSIS sebenarnya mampu unggul andai sundulan keras Johan Yoga tidak membentur tiang gawang Persipon.

Kurang 10 menit waktu normal, puluhan ribu suporter PSIS, yakni Panser Biru maupun SneX sempat dilanda kecemasan tim kesayangannya akan gagal memetik angka penuh di kandang. Euforia suporter pecah setelah  gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta.

Di menit ke-82, gelandang senior M. Ridwan mampu memanfaatkan peluang tembakan bebas menjadi gol. Sontak, Stadion Jatidiri pun penuh gegap gempita. Setelah unggul 1-0, para pemain PSIS pun memilih bermain aman. Ketegangan muncul saat beberapa kali tim tamu nyaris menyamakan kedudukan. Namun ketegangan menjadi sirna setelah wasit Hambali meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan kemenangan PSIS.

Subangkit mengakui, timnya sedikit kesulitan mengatasi skema defensif tim berjuluk Laskar Elang Khatulistiwa. Beruntung, dengan kesabaran menjajal berbagai skema serangan akhirnya anak asuhannya berhasil memecah kebuntuan.

”Kami sudah memprediksi tim tamu akan tampil defensif. Selain itu, minimnya adaptasi bermain malam juga berpengaruh kepada performa tim. Kami cukup bersyukur atas hasil ini,” kata Subangkit.

Di kubu tim tamu, kapten Persipon, Helis Daryanto, mengakui PSIS unggul dari sisi teknis. Terbukti, Johan Yoga dkk kemarin mampu unggul dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan berjalan.

”Harus diakui PSIS unggul di semua lini. Terutama di lini tengah kami kalah agresif. Namun di satu sisi, kami juga sedikit kecewa dengan beberapa keputusan wasit yang kami anggap merugikan tim,” ujarnya. (bas/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...