33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

PKL Diminta Patuhi Aturan Jualan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK-Satpol PP Kabupaten Demak mengimbau agar para Pedagang Kaki Lima (PKL) mematuhi aturan, agar tidak mengganggu ketertiban umum yang merugikan banyak pihak. Hal itu disampaikan Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP, Adi Prabowo saat memberikan penyuluhan kepada puluhan PKL di Pendopo Kecamatan Mranggen, Kamis (27/4) kemarin.

Menurutnya, di wilayah Kecamatan Mranggen masih banyak ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh PKL. Yaitu dengan menggelar lapak jualan di sekitar fasilitas umum, yaitu di sekitaran Pasar Mranggen dan Perlintasan KA Ganepo. “Masih banyak zona-zona terlarang yang ditempati PKL. Oleh karenanya, PKL diimbau agar berkoordinasi minimal dengan pihak kecamatan agar tidak menyalahi aturan yang ada,” katanya.

Tak hanya itu, kata Adi, menjelang bulan puasa dan musim Lebaran tahun ini, ruas jalan Semarang- Purwodadi khususnya di depan Pasar Mranggen dan perlintasan KA Ganepo disterilkan dari PKL. Sebab jalur tersebut kerap rawan kemacetan. “Diimbau untuk tidak menempati sepanjang jalur, agar akses tidak tersendat. Untuk itu, ke depan akan dibuatkan surat edaran kepada PKL yang ada di wilayah Mranggen,” ungkapnya.

Kepala Desa Mranggen, Arifin menyayangkan tidak dilibatkannya Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Demak. Menurutnya, masalah yang dihadapi PKL adalah karena ketidaktahuan pedagang terhadap zona mana saja yang bisa ditempati. “Pedagang di Mranggen, jumlahnya sangat banyak. Sedangkan spot yang ditawarkan jauh dari memadai, lapangan terbuka sendiri juga saat ini masih digunakan sebagai tempat relokasi Pasar Mranggen yang masih dalam tahap pembangunan,” katanya. Sementara itu, Agus, salah satu pedagang, berharap agar dinas terkait dapat mengakomodasi para PKL yang ada melalui pemberdayaan. (mg28/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Satgas Saber Pungli Belum Terbentuk

UNGARAN – Hingga minggu ini, Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) wilayah Kabupaten Semarang belum terbentuk. Menurut Bupati Semarang, Mundjirin, waktu penyiapan...

Mendidik Anak dengan Menahan Amarah

RADARSEMARANG.COM - ANAK adalah amanah dan harapan masa depan. Mendidiknya sungguh tak mudah, bahkan bisa lelah. Kadangkala bikin emosi, sehingga meluaplah amarah. Sebagai amanah,...

Langganan Juara Olahraga

KENDAL - Minimnya sarana dan prasarana olahraga tak mengendorkan semangat  SDN 3 Nolokerto Kaliwungu untuk terus berprestasi. Hal inilah  yang menjadi prinsip  dari Kepala...

63 Rumah Diterjang Puting Beliung

KENDAL- Puluhan rumah di dua desa di Kecamatan Weleri, Kendal rusak parah akibat diterjang angin puting beliung. Selain menerjang rumah, angin kencang juga merusak...

Dedi Berpeluang Pimpin Pertina Semarang

SEMARANG - Dedi Mulyadi terpilih sebagai ketua tim formatur yang akan memilih figur ketua umum Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kota Semarang periode 2017-2020. Pengusaha...

Pedagang Johar Pilih Tinggalkan Tempat Relokasi MAJT

Alasan sepi pembeli, sebagian besar pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Johar, lebih memilih meninggalkan tempat relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)...