Petugas Pertanahan Akhirnya Ukur Tanah Dul Latif

Lanjutan Sengketa dengan Pemdes Karangasem

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

DEMAK-Petugas Kantor Pertanahan Demak kemarin akhirnya melakukan pengukuran kembali terkait tanah sengketa keluarga Dul Latif dan Pemerintah Desa (Pemdes) Karangasem, Kecamatan Sayung. Pengukuran ini menindaklanjuti laporan keluarga Dul Latif ke Kantor Pertanahan sebelumnya.

Sebelumnya, sengketa lahan ini sempat memanas beberapa waktu lalu lantaran kedua belah pihak, baik keluarga Dul Latif maupun Pemdes Karangasem bersikeras mengklaim tanah seluas 500 meterpersegi yang terletak di depan Balai Desa Karangasem tersebut milik masing-masing.

Kasi Sengketa Kantor Pertanahan Demak, Eko Budi Irianto mengatakan bahwa pihaknya melakukan pengukuran ulang tanah sengketa tersebut setelah mendapatkan pengajuan atau permohonan dari keluarga Dul Latif untuk penerbitan sertifikat yang telah hilang. “Untuk tanah atas nama Dul Latif sudah terdaftar di Kantor Pertanahan sebagai hak milik. Kurang lebih 500 meterpersegi,” jelasnya, kemarin.

Pengukuran disaksikan sejumlah pihak, antara lain Plt Sekretaris Desa Karangasem Mufid, Camat Sayung Sugianto, Kapolsek Sayung Budi Rahmadi, dari Koramil Sayung, pihak keluarga Dul Latif dan lainnya. Ketua Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) Demak, Rifai selaku pendamping keluarga Dul Latif mengatakan, ada tiga titik tanah yang menjadi sengketa. Salah satunya tanah di depan Balai Desa Karangasem. Untuk tanah yang diukur Kantor Pertanahan seluas 500 meterpersegi. Kemudian, tanah lainnya yang diklaim milik keluarga Dul Latif adalah tanah seluas 2.850 meterpersegi yang kini ditempati SDN Karangasem serta tanah ganti umbul seluas 1.940 meterpersegi. “Selain pengukuran, juga dilakukan pematokan oleh petugas Pertanahan, khususnya yang di depan Balai Desa Karangasem,” ujarnya.

Camat Sayung, Sugianto mengungkapkan, meski tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri kegiatan pengukuran itu, namun Pemerintah Kecamatan Sayung berkewajiban untuk memantau kegiatan tersebut. “Ini kewenangan Kantor Pertanahan. Kami hanya memantau pengukuran saja,” katanya.

Plt Sekdes Karangasem, Mufid mengatakan, pengukuran itu dipersilahkan karena pihak keluarga Dul Latif memang memiliki sertifikat. “Nanti biar Pak Kades Joko Legowo yang mensikapi selanjutnya. Setahu saya, Balai Desa Karangasem dari dulu ya disini. Mungkin pihak keluarga Pak Dul Latif juga punya data-datanya,” kata dia. (hib/ida)

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -