Banyumas Juara Liga Bridge II

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

PATI – Liga Bridge Jawa Tengah memasuki putaran ke 2 dalam agenda triwulan Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jawa Tengah. Sebanyak 14 tim berpartisipasi mengikuti kejuaraan tingkat provinsi yang berlangsung di Pati, Minggu (23/4) kemarin. Meski mengalami penurunan peserta, liga bridge tetap berlangsung seru namun tetap santai. Saling memperebutkan posisi pertama, peserta tetap sportif menjaga keakraban antar GABSI kota dan kabupaten.

“Memang ada penurunan, LBJT putaran kedua ini hanya 14 peserta. Sebab 4 klub djarum berangkat ke Jakarta mengikuti kejuaraan open pairs turnamen yang memang lebih bergengsi dan tingkatnya nasional,” ungkap Sekum GABSI Jateng Tatang Kristiadi di sela sela pertandingan berlangsung.

Selain itu, Tatang menegaskan bahwa ini adalah kegiatan pengprov ingin menghidupkan semangat tim-tim daerah, serta memberikan wadah dan sarana untuk tryout bagi tim daerah. Dalam LBJT Putaran ke 2 ini, Banyumas berhasil meraih peringkat pertama mengalahkan tim dari Sleman dan Andys salah satu klub dari Semarang. Dalam putaran pertama Banyumas bersaing ketat dengan klub-klub andalan Djarum.

Peningkatan pesat SIWO PWI Jateng mendapat apresiasi dari GABSI Jateng sebagai Lembaga Profesi Terbaik mengalahkan Tim Arsitek dan Bimbel. “Karena di antara tim profesi yang lain, lebih unggul dan proaktif mengikuti liga bridge jawa tengah,” tegasnya.

Ketua Pengurus Cabang GABSI Pati mengatakan bahwa sebagai tuan rumah merasa senang sebab dengan berlangsungnya Liga Bridge ini diharapkan mampu menggairahkan geliat Bridge di Pati. Hal ini dikarenakan GABSI Pati mulai kehilangan atlet muda yang bisa bersaing di Porprov. “Kami mengharapkan LBJT semacam ini bisa diadakan dimasing-masing pengcab, sehingga bisa sparing terus. Untuk acuan kami kepada Koni Pati agar bisa melakukan perekrutan di sekolah-sekolah di Pati,” ujar Ketua Pengcab Gabsi Pati Sutaji SH, MM.

Banyumas menempati urutan pertama dengan capaian Victory Point 91,37 diikuti Sleman Merapi 79,56 dan Andys Semarang 76,99. (tsa/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -