33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Banyak PPID Belum Terbiasa Menulis Jurnalistik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan diminta lebih aktif lagi menyampaikan berbagai informasi terkini di lingkup tugas mereka. Informasi bisa melalui tulisan jurnalistik. Ini merupakan upaya pemerintah daerah mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi publik, serta memenuhi hak warga masyarakat akan informasi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bambang Sutejo menyebut, kewajiban PPID di setiap OPD maupun kecamatan untuk meningkatkan kebiasaan menulis publikasi akan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai hal terkait pemerintahan daerah. “Salah satu upaya untuk mendorong PPID agar membiasakan diri menulis adalah melalui pelatihan jurnalistik, dengan menghadirkan langsung wartawan sebagai narasumber,” ungkap Bambang dalam sambutan pembukaan Pelatihan Jurnalistik Dasar bagi PPID di Ruang Rapat Diskominfo, Kamis (27/4).

Diskominfo sebagai PPID Kabupaten, ditegaskan Bambang, memiliki tugas untuk melakukan pembinaan terhadap setiap PPID di lingkup OPD dan kecamatan. Termasuk dengan meningkatkan kebiasaan menulis, sehingga ke depan peran mereka semakin optimal.

Dengan menguasai teknik jurnalistik dasar, Bambang meyakini setiap PPID bakal lebih mudah untuk menyampaikan informasi melalui bahasa berita selayaknya seorang wartawan. Kebiasaan tersebut bisa dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana yang biasa ditemui, seperti adanya potensi-potensi di sekitarnya.

“Potensi wilayah yang bisa diangkat seperti produk kuliner khas, potensi alam untuk pariwisata, hingga potensi sumber daya lainnya bisa ditulis untuk kemudian dimuat di media, sehingga diketahui secara luas,” terang Bambang.

Kepala Seksi Kerjasama Media dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Diskominfo, Fahrudin Azis menyebutkan, PPID wajib memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik untuk dapat menjalankan aktivitas jurnalistik dengan baik dan benar. “Untuk saat ini memang belum banyak PPID yang biasa menuliskan aktivitas OPD mereka melalui produk jurnalistik, sehingga dengan adanya pelatihan ini kami berharap agar ke depan bisa berubah lebih baik,” jelasnya.

Untuk memberikan pemahaman secara komprehensif terhadap dunia kewartawanan, termasuk teknik fotografi dan penulisan berita secara baik dan benar, dalam kesempatan tersebut Azis mengundang 2 jurnalis dari media cetak nasional, salah satunya Kepala Biro Jawa Pos Radar Kedu Sumali Ibnu Chamid. “Kami undang praktisi media agar pemahaman lebih mudah dipahami oleh para pejabat PPID di tiap kecamatan dan SKPD,” jelasnya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bermuara ke Yang Besar Juga

Oleh: Dahlan Iskan Muara persewaan sepeda ini akhirnya konglomerat juga. Tapi lihatlah riwayat lahirnya: Lima mahasiswa punya hobi yang sama: bersepeda. Mereka pun membuat klub sepeda....

Tebar Virus Menulis di Kalangan Guru Batang

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Jawa Pos Radar Semarang terus menebar virus menulis bagi kalangan guru. Kali ini,  sasarannya para guru SD/MI, SMP/MTs serta SMA/SMK/MA negeri...

500 Pelajar Gencarkan Gerakan Pungut Sampah 

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Sebanyak 500 pelajar dari tingkat SD hingga SMA/SMK se Kota Pekalongan dikerahkan untuk memungut sampah yang tercecer di jalanan dan taman kota....

5 Aspek Raih Poin Tinggi

MAGELANG - Kota Magelang memperoleh penghargaan sebagai Kota Peduli HAM. Penghargaan diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Asisten I Sekda Kota Magelang Muji Rochman di...

Duta Wisata Jadi Ujung Tombak Promosi

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang melalui Bupati Wihaji meminta para duta wisata dan masyarakat umum gencarkan promosi wisata di Kabupaten Batang lewat media...

Gelapkan Motor di 31 Lokasi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Jajaran Reskrim Polsek Sidorejo menangkap AY alias Gering, 27, warga Dusun Banjarsari Desa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Minggu (18/2). Gering...