26 C
Semarang
Rabu, 9 Juni 2021

Banyak PPID Belum Terbiasa Menulis Jurnalistik

WONOSOBO – Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan diminta lebih aktif lagi menyampaikan berbagai informasi terkini di lingkup tugas mereka. Informasi bisa melalui tulisan jurnalistik. Ini merupakan upaya pemerintah daerah mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi publik, serta memenuhi hak warga masyarakat akan informasi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bambang Sutejo menyebut, kewajiban PPID di setiap OPD maupun kecamatan untuk meningkatkan kebiasaan menulis publikasi akan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai hal terkait pemerintahan daerah. “Salah satu upaya untuk mendorong PPID agar membiasakan diri menulis adalah melalui pelatihan jurnalistik, dengan menghadirkan langsung wartawan sebagai narasumber,” ungkap Bambang dalam sambutan pembukaan Pelatihan Jurnalistik Dasar bagi PPID di Ruang Rapat Diskominfo, Kamis (27/4).

Diskominfo sebagai PPID Kabupaten, ditegaskan Bambang, memiliki tugas untuk melakukan pembinaan terhadap setiap PPID di lingkup OPD dan kecamatan. Termasuk dengan meningkatkan kebiasaan menulis, sehingga ke depan peran mereka semakin optimal.

Dengan menguasai teknik jurnalistik dasar, Bambang meyakini setiap PPID bakal lebih mudah untuk menyampaikan informasi melalui bahasa berita selayaknya seorang wartawan. Kebiasaan tersebut bisa dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana yang biasa ditemui, seperti adanya potensi-potensi di sekitarnya.

“Potensi wilayah yang bisa diangkat seperti produk kuliner khas, potensi alam untuk pariwisata, hingga potensi sumber daya lainnya bisa ditulis untuk kemudian dimuat di media, sehingga diketahui secara luas,” terang Bambang.

Kepala Seksi Kerjasama Media dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Diskominfo, Fahrudin Azis menyebutkan, PPID wajib memahami dan menguasai dasar-dasar jurnalistik untuk dapat menjalankan aktivitas jurnalistik dengan baik dan benar. “Untuk saat ini memang belum banyak PPID yang biasa menuliskan aktivitas OPD mereka melalui produk jurnalistik, sehingga dengan adanya pelatihan ini kami berharap agar ke depan bisa berubah lebih baik,” jelasnya.

Untuk memberikan pemahaman secara komprehensif terhadap dunia kewartawanan, termasuk teknik fotografi dan penulisan berita secara baik dan benar, dalam kesempatan tersebut Azis mengundang 2 jurnalis dari media cetak nasional, salah satunya Kepala Biro Jawa Pos Radar Kedu Sumali Ibnu Chamid. “Kami undang praktisi media agar pemahaman lebih mudah dipahami oleh para pejabat PPID di tiap kecamatan dan SKPD,” jelasnya. (ali/ton)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here