Pernikahan Dini Masih Tinggi

0
1352
UNGGULAN: PIK- R MTs Maarif Sapuran menggelar simulasikan penyelesaian kasus melalui permainan ular tangga. (Ahmad zainudin/Jawa pos radar kedu)
UNGGULAN: PIK- R MTs Maarif Sapuran menggelar simulasikan penyelesaian kasus melalui permainan ular tangga. (Ahmad zainudin/Jawa pos radar kedu)

WONOSOBO – Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) MTs Ma’arif Sapuran memiliki peluang besar sebagai wakil Provinsi Jawa Tengah dalam lomba PIK-R Tingkat Nasional Jalur Pendidikan Tahun 2017.  Syaratnya masih satu lagi, yaitu menjadi yang terbaik di antara 3 kompetitor lain. Sebelum diputuskan, MTs Ma’arif Sapuran harus mengikuti penilaian tahap akhir pada Kamis (27/4).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PP dan PA) Junaedi mengaku optimistis PIK-R Assyifa mampu menembus kancah nasional, meski kompetisi di lingkup 3 besar diakui sangat ketat. “Harapannya tentu kita mampu tampil menjadi yang terbaik dan maju ke tingkat nasional, namun tentu itu tidak mudah dan perlu kerja keras,” jelas Junaedi di sela acara penilaian oleh Tim Juri Provinsi Jateng di MTs Maarif Sapuran, Rabu (26/4).

Diakuinya, kiprah PIK-R Assyifa MTs Maarif Sapuran memang memiliki kelebihan dibandingkan dengan PIK-R lain di Kabupaten Wonosobo. Peran PIK-R sebagai media penyedia informasi dan konseling memiliki peran penting. Mengingat, di Wonosobo ini, masih banyak pekerjaan rumah terkait banyaknya jumlah pernikahan di bawah umur alias pernikahan dini.

Melalui PIK-R, empat permasalahan utama yang perlu dicegah, yaitu terlalu muda usia menikah dan melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu banyak melahirkan, hingga terlalu rapat jarak kelahiran. (cr2/ton)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here