Dewan Gedok Tiga Perda

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – DPRD Jateng merampungkan tiga rancangan peraturan daerah dan langsung disahkan menjadi perda dalam rapat paripurna, Selasa (25/4). Yakni Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu; Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah; dan Raperda Rencana Pembangunan Industri Provinsi Jateng 2017-2035.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan dihadiri Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko. Rapat dihadiri sebanyak 75 anggota dewan. ”Dengan demikian rapat sudah memenuhi syarat kuorum. Dan tiga raperda disahkan menjadi perda,” kata Rukma.

Anggota Pansus Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu, Abdul Azis mengatakan, raperda disusun untuk efisiensi penganggaran dalam pembangunan di daerah. Selain itu, raperda disusun sebagai upaya transparansi anggaran. ”Selama ini pansus sudah melakukan kunjungan ke beberapa daerah untuk meminta masukan soal penganggaran, sekaligus melakukan konsultasi ke Kemendagri,” katanya.

Ia berhadap dengan adanya perda tersebut bisa mempermudah Pemprov Jateng. Karena semua nanti akan langsung sinkron antara anggaran serta pembangunan di Jateng. ”Karena sistemnya terpadu, nantinya masyarakat juga bisa ikut melakukan pengawasan langsung,” tambahnya.

Anggota Pansus Raperda Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Jateng 2017-2035, Yudhi Sancoyo mengatakan, raperda itu merupakan inisiatif dari Komisi B dengan tujuan meningkatkan sejumlah industri yang ada di Jateng agar memiliki daya saing tinggi. ”Harapannya bisa menumbuhkan perekonomian di daerah, mempercepat penyebaran industri ke daerah, dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja yang ada di daerah,” katanya.

Perda RPIP Jateng diharapkan menjadi panduan perindustrian di Jateng. Sebab, aturan dan zonasi kawasan industri bakal diatur sehingga bisa benar-benar memaksimalkan potensi yang ada di daerah. Seperti Demak, Semarang, dan Kendal direncanakan menjadi pusat pengembangan kawasan industri hingga 2035 nanti. ”Kawasan perindustrian akan dibangun di wilayah pinggiran kota, karena harga tanah yang masih relatif terjangkau,” tambahnya. (fth/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -