32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Peserta POM Rayon Maksimal 25 Tahun

MAGELANG—Pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Rayon III Jawa Tengah akan dilaksanakan pada 3-6 Mei mendatang di Magelang. Syaratnya, peserta berusia maksimal 25 tahun. Selain itu, peraturan tambahan seperti adanya denda penalti pelanggaran pada cabang olahraga basket maupun futsal, rencananya akan diterapkan.

Koordinator Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) POM Rayon III Jawa Tengah, Zaenal Arifin, kepada Radar Kedu di sela-sela technical meeting (TM) POM mengatakan, sesuai persyaratan, usia peserta POM maksimal 25 tahun. Sedangkan terkait pengenaan peraturan tambahan pada cabor tertentu, masih dibahas. “Untuk pengenaan denda penalti terhadap pelanggaran cabor basket maupun futsal, masih dibahas. Namun, kami menginginkan bisa diterapkan, karena POM ini adalah pertandingan resmi dan sesuai standar. Jadi, mau tidak mau standar pertandingan harus dipakai.”

Zaenal mengatakan, TM dilaksanakan sebagai bagian menyatukan pendapat dalam pelaksanaan POM. “Apa yang disepakati pada TM mohon dipatuhi, untuk menghindari protes berkepanjangan yang nantinya malah mengganggu jalannya pertandingan.” TM menghadirkan masing-masing perwakilan perguruan tinggi.

Ketua Panitia POM Rayon III, Giri Atmoko, menyatakan, total peserta 34 perguruan tinggi di wilayah rayon III (Kedu, Pekalongan, Banyumas, Brebes, Cilacap). Mereka akan bertanding dalam 11 cabang olahraga. “Ada peningkatan peserta dibanding pada POM sebelumnya di Cilacap hanya 25 perguruan tinggi, sekarang ada 34 perguruan tinggi.”

Ketua Paguyuban POM Rayon III, Prihananto, menegaskan, prestasi harus disertai dengan sportivitas. “Tujuan utama POM Rayon selain menyeleksi wakil POM Rayon III di tingkat provinsi, juga mencetak atlet yang mempunyai kemampuan serta sportivitas tinggi.”

Prihananto merinci, 11 cabor yang akan dipertandingkan meliputi voli, futsal, bulutangkis, tenis lapangan, catur, basket, pencak silat, karate, kempo, taekwondo, dan tenis meja. “Juara 1 dan 2 pada 9 cabor akan mewakili POM Rayon III di tingkat provinsi. Sedangkan juara taekwondo dan tenis meja harus berhenti di tingkat POM Rayon, karena tidak merupakan cabor yg dipertandingkan di Pomnas di Makasar.” (cr3/isk)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here