WAHANA BARU : Armada baru kereta mini menambah ketertarikan wisatawan berkunjung ke Taman Kyai Langgeng (TKL), kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
WAHANA BARU : Armada baru kereta mini menambah ketertarikan wisatawan berkunjung ke Taman Kyai Langgeng (TKL), kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Dua hari belakangan ini, pengunjung Taman Kyai Langgeng (TKL) membeludak. Manajemen mencatat, pergerakan jumlah pengunjung terlihat sejak Minggu (23/4) mencapai 4.809 orang. Dari sebelumnya, hanya 538 orang pada Sabtu, (22/4) lalu.

Kasubag Humas TKL, Prawoto Adi Wibowo, memperkirakan, pada Minggu (24/4) kemarin, jumlah pengunjung bisa lebih dari 4.000. Alasannya, kemarin merupakan hari libur terakhir. Dibandingkan hari libur pada 14 April, hanya mencapai 2.056 orang. “Sampai sore, kami perkirakan masih ramai, karena banyak pengunjung yang memanfaatkan sisa waktu liburan untuk berwisata dan cuaca juga sangat mendukung,” kata Adi, kemarin.

Tren wisata saat hari libur sekolah atau tanggal merah, sambung pria yang intim disapa Bowo ini, masih didominasi rombongan. Terbanyak, rombongan anak-anak sekolah. Mulai Kelompok Bermaian (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD). “Rombongannya pasti di atas 50 orang, karena tidak hanya siswa, tapi beserta guru dan orang tuanya.”

Baru disusul rombongan keluarga maupun perusahaan yang mengadakan gathering. Mereka merupakan wisatawan dari Semarang Jogjakarta, Jepara, Demak, dan beberapa kota di Jawa Timur. “Pengunjung dari Purworejo dan Kebumen juga cukup banyak.”

Seorang pengunjung, Suherman, 45, mengaku senang TKL telah melakukan peremajaan beberapa wahana baru. Salah satunya, kereta mini. “Jadi, saat datang ke sini lagi, ada sesuatu yang baru. Kebetulan anak-anak juga sangat senang saya ajak liburan ke sini,” ujar warga Grobokan yang juga berlibur ke Candi Borobudur dan Ketep Pas. Pantauan koran ini, hingga siang hari, kedatangan pengunjung tak putus. Pihak manajemen TKL memperketat penjagaan tiket, untuk menghindari kebocoran. (put/isk)