33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Pengunjung TKL Melonjak

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MAGELANG – Dua hari belakangan ini, pengunjung Taman Kyai Langgeng (TKL) membeludak. Manajemen mencatat, pergerakan jumlah pengunjung terlihat sejak Minggu (23/4) mencapai 4.809 orang. Dari sebelumnya, hanya 538 orang pada Sabtu, (22/4) lalu.

Kasubag Humas TKL, Prawoto Adi Wibowo, memperkirakan, pada Minggu (24/4) kemarin, jumlah pengunjung bisa lebih dari 4.000. Alasannya, kemarin merupakan hari libur terakhir. Dibandingkan hari libur pada 14 April, hanya mencapai 2.056 orang. “Sampai sore, kami perkirakan masih ramai, karena banyak pengunjung yang memanfaatkan sisa waktu liburan untuk berwisata dan cuaca juga sangat mendukung,” kata Adi, kemarin.

Tren wisata saat hari libur sekolah atau tanggal merah, sambung pria yang intim disapa Bowo ini, masih didominasi rombongan. Terbanyak, rombongan anak-anak sekolah. Mulai Kelompok Bermaian (KB), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD). “Rombongannya pasti di atas 50 orang, karena tidak hanya siswa, tapi beserta guru dan orang tuanya.”

Baru disusul rombongan keluarga maupun perusahaan yang mengadakan gathering. Mereka merupakan wisatawan dari Semarang Jogjakarta, Jepara, Demak, dan beberapa kota di Jawa Timur. “Pengunjung dari Purworejo dan Kebumen juga cukup banyak.”

Seorang pengunjung, Suherman, 45, mengaku senang TKL telah melakukan peremajaan beberapa wahana baru. Salah satunya, kereta mini. “Jadi, saat datang ke sini lagi, ada sesuatu yang baru. Kebetulan anak-anak juga sangat senang saya ajak liburan ke sini,” ujar warga Grobokan yang juga berlibur ke Candi Borobudur dan Ketep Pas. Pantauan koran ini, hingga siang hari, kedatangan pengunjung tak putus. Pihak manajemen TKL memperketat penjagaan tiket, untuk menghindari kebocoran. (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Massa Pendukung Sempat Ricuh

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengambilan nomor undian pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang, Selasa (13/2)  tadi malam, sempat...

Puluhan Pasutri Kebelet Adopsi Solehah

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Giriwoyo AKP Mulyanto mengatakan, saat ini masih dilakukan pengejaran terkait orang tua pembuang bayi malang tersebut. Selain...

Kepesertaan JKN-KIS Rendah

JOGJAKARTA - Jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – (Kartu Indonesia Sehat (KIS) masih rendah. Program JKN-KIS yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS)...

Lebih Dekat dengan Wahyu Hariyono, Penyuka Vespa Antik Kongo

Motor Vespa jenis Kongo yang dimiliki Wahyu Hariyono bukan sembarang barang antik. Motor jadul keluaran 1960-an ini, tak pernah ketinggalan juara dalam kontes motor...

Dua Siswa SMP Coret-Coret Mobil

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Dua siswa SMP di Tegalrejo tertangkap petugas patroli Polsek Tegalrejo saat melakukan aksi vandalisme. SM, 14, dan NK, 14, pada Minggu...

Perum Bulog Digugat Rp 6 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perusahaan pembuat lantai kayu di Kota Semarang, PT Jati Luhur Agung, menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang, ke Pengadilan Negeri (PN)...