33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Olah Menu dengan Bahan Kurang Diminati

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Sejumlah pelajar SMK jurusan tata boga di Semarang dan sekitarnya memiliki cara unik untuk memperingati Hari Bumi. Mereka berkreasi dengan memasak olahan makanan berbahan daging ayam yang kurang memiliki nilai jual di restoran atau perhotelan. Yakni bagian sayap dan kulit. Masakan dengan bahan tersebut sengaja diolah agar tidak terbuang sia-sia.

Kreasi masakan dengan tema Recycling atau mengolah kembali ini dilakukan dalam lomba yang digelar Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, Sabtu (22/4) di pelataran hotel. Lomba ini diikuti puluhan peserta dari 10 SMK.

Jihan Ulaya dan Sari Ratnasari, chef muda dari SMKN 4 Kendal beradu cepat dan kemampuan memasak dengan peserta dari 9 sekolah lain. Dengan tema masakan dan bahan yang dirahasiakan sebelumnya oleh panitia, mereka kemudian berpikir untuk mengolahnya seperti apa.

Akhirnya dua gadis kelas 11 ini membuat Kalio Ayam dan menu lain Ikan Dori Saus Tiram. Bahan yang digunakan dipadu dengan rempah-rempah, sayuran, dan tanpa MSG. ”Susahnya masak di luar ruangan banyak angin. Tapi kita tertantang masak dengan tema recycling ini. Saya yakin jadi juara,” ujar Jihan.

Peserta lain, Salsabila Firdaus Safira, dan Ilham Nur Mustaqin dari SMKN 6 Semarang punya ide berbeda. Mereka menamakan masakannya rainbow chicken wings yang diolah dengan bumbu kuning.

”Caranya dengan memanfaatkan bahan yang ada yang sudah bersih dan siap. Terus digoreng, kemudian mix vegetable, baru bumbu kuning. Masakan lebih ke cita rasa bumbu rempah,” katanya Safira dan Ilham tertantang memanfaatkan bahan-bahan yang ada untuk mengemasnya menjadi menu yang nikmat.

Chef Hotel Ibis Semarang Simpang Lima, Teguh Firmanto sebagai juri menjelaskan di hotel tidak semua daging terpakai untuk bahan makanan. Utamanya, untuk daging ayam hanya menggunakan bagian dada atau paha, sehingga ada bagian lain yang tidak digunakan.

”Memperingati Hari Bumi, kami ingin semua bahan makanan bisa terpakai tanpa harus membuangnya sia-sia. Untuk itulah kita mengedukasi dengan kreativitas pelajar SMK, bagaimana membuat bahan makanan yang kurang diminati agar memiliki nilai jual yang lebih,” ujarnya. (mg30/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dua Atlet Jateng Sumbang Perunggu

SEMARANG - Dua atlet Jateng Tharisa Dea Florentina (52 kg female Sanda) dan Thania Kusumaningtyas (56 kg female Sanda) sumbangkan dua medali perunggu untuk...

Senang Memotivasi Anak

KEMAJUAN pendidikan anak-anak Indonesia mulai menjadi perhatian banyak pihak. Salah satunya Asti Wulan yang turut ambil bagian sebagai salah satu relawan dalam program Pertamina...

Guru Diuji Kesabarannnya dalam Mendidik Siswa

DEMAK - Peran guru dalam dunia pendidikan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas siswa yang dididik. Bahkan, lewat pendidikan ini pula, guru diuji kesabarannya...

Yenuarso: Itu Hoax dan Fitnah

RADARSEMARANG.COM - MESKI dituding terlibat dalam dugaan pungli parkir, Camat Mijen HM Yenuarso, menanggapi dengan santai. Ia merasa dirinya clean, dan tidak terlibat. Kepada koran...

SMKN 1 Bagikan Zakat Fitrah

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, seksi Kerohanian Islam (SKI) OSIS SMKN 1 Salatiga menyelenggarakan kegiatan  Pesantren...

Mantan Kepala UPTD Kasda Jadi Tersangka

SEMARANG - Satu lagi tersangka kasus dugaan korupsi uang kas daerah (kasda) Rp 22 miliar milik Pemerintah Kota Semarang. Setelah menetapkan Dia Ayu Kusumaningrum,...