33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Keberagaman Budaya 18 Etnis di Salatiga

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SALATIGA – Barisan tim CS Marchingblek Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang kompak mengenakan kostum serba hitam mengawali Pawai Budaya Indonesian International Culture Festival (IICF) 2017, Sabtu (22/4). Disusul barisan 18 etnis yang menggunakan pakaian adat dari masing-masing daerah serta 5 partisipan internasional menambah semarak pembukaan perayaan keberagaman budaya di UKSW tersebut.

Barisan yang mencapai panjang hampir 200 meter ini pun menyedot perhatian warga Salatiga. Tampak jalan-jalan yang dilalui seperti Jalan Diponegoro, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Langensuko, Jalan Moh. Yamin, Jalan Kartini dan Jalan Monginsidi dipadati warga yang ingin menyaksikan pawai.

Bundaran Kaloka menjadi salah satu titik yang dipadati warga. Di lokasi inilah seluruh peserta menampilkan tarian tradisional dari daerah masing-masing. Mahasiswa yang tergabung dalam etnis Jawa misalnya, membawakan tari Sesonderan. Tiga penari menggunakan pakaian berwarna merah muda, kuning, dan merah tampil luwes membawakan tarian penyambutan tamu dari Malang, Jawa Timur ini.

Tak mau kalah mahasiswa Maluku tampil apik membawakan tarian cakalele. Tarian perang tradisional ini biasanya untuk menyambut tamu maupun perayaan adat. Belasan penari pria mengenakan kostum didominasi warna merah serta memakai penutup kepala warna merah yang disisipi bulu putih.

Pj Wali Kota Salatiga Ahmad Rofai dalam sambutannya berharap pesta keragaman budaya di kampus UKSW yang juga dikenal sebagai Indonesia Mini dapat selaras dengan kota Salatiga yang masyarakatnya juga terdiri dari multietnis. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena telah mendukung perdamaian dan kerukunan di kota Salatiga,” tutur Rofai.

Sementara Rektor UKSW Prof John A Titaley berharap, gelaran IICF 2017 dapat menjadi bukti bahwa UKSW ingin menjadi perguruan tinggi Kristen di Indonesia yang berakar pada ke-Indonesia-an. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...