24.4 C
Semarang
Jumat, 11 Juni 2021

Bentuk Karakter Tertib Lantas sejak Dini

SEMARANG – Polda Jateng terus menggencarkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat demi terciptanya keselamatan bersama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk karakter kedisiplinan sejak usia dini sebagai pelopor tertib berlalu lintas.

”Dalam mewujudkan suatu tujuan adalah diawali dari hulu sampai hilir. Diawali dari anak-anak yang masih kecil. Sehingga kalau sudah dewasa itu kulturnya sudah terbentuk cara berpikirnya, cara pandangnya, memiliki etika disiplin, etika bertanggung jawab sehingga akan menuju pola kebiasaan,” ungkap Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Bakharuddin di sela Lomba Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), yang digelar di Lapangan Simpang Lima, Minggu (23/4).

Kegiatan tersebut diikuti masing-masing kabupaten/kota se-Jateng mulai dari Sekolah SD hingga SMA. ”Ini untuk menanamkan kepada diri sendiri, dan keluarga untuk tertib semuanya. Sehingga nanti dengan ditandai kegiatan Pocil, PKS, Pramuka, Paskibraka, mereka akan terlihat tertata dan siap menata kehidupan, untuk menjadi orang-orang yang sukses,” jelasnya.

Menurutnya, jumlah korban kecelakaan saat ini melebihi korban di suatu negara yang sedang mengalami perang. Faktor penyebab kecelakaan paling banyak didominasi oleh manusia itu sendiri dalam berkultur lalulintas. Bahkan, Bakharuddin menyebut, satu tahun di Indonesia paling tidak ada 26 ribu sampai 30 ribu angka kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi terkait banyaknya anak di bawah usia yang sudah mengendarai kendaraan, Bakharuddin menjelaskan persyaratan mengendarai motor harus memiliki SIM. Sedangkan persyaratan mendapatkan SIM adalah memiliki KTP dan berusia 17 tahun. Namun demikian, pihaknya juga berharap pemerintah dalam menyediakan sarana transportasi yang menjangkau. (mha/ric/ce1)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here