33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

137 Pembalap Perebutkan Piala Bupati

Road Race Championship Bupati Cup 2017

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Sebanyak 137 pembalap motor di Jateng mengikuti lomba balap Road Race Championship Bupati Cup 2017. Alun-Alun Kendal pun disulap menjadi arena sirkut, Minggu (23/4) kemarin.

Bupati Kendal, Mirna Annisa berharap dari event tersebut bisa menjadi ajang kreativitas anak-anak pecinta balap di Kendal. Yakni dengan menyalurkan bakat dan hobinya untuk balapan di arena ketimbang balapan liar. “Jika momen seperti ini diselenggarakan, maka bisa mengurangi balapan liar,” katanya, Minggu (23/4) kemarin.

Selain itu, minat warga Kendal terhadap balapan motor cukup tinggi. Terbukti dari Road Race Championship antusiasme peserta dari Kendal begitu tinggi. Makanya, ke depan ia ingin Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata melakukan pembinaan terhadap para pembalap di Kendal.

“Ajang balapan resmi seperti inilah yang kami harapkan bagi para pembalap untuk menumpahkan luapan ekpresinya di arena. Jangan di medan-medan yang tidak resmi atau balapan jalanan. Sebab, dapat menghilangkan membahayakan pembalap maupun pengendara lain di jalan raya,” tandasnya.

Perihal belum adanya lapangan resmi di Kendal untuk arena balap motor, Bupati Mirna akan mengkajinya dengan dinas terkait. Pihaknya sebisa mungkin mengupayakan sirkuit. Sehingga bakat-bakat pembalap bisa tersalurkan secara positif.

Sementara Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengprov Jateng, Kadarusman sangat mengapreasiasi Bupati Kendal yang telah memberikan ruang bagi pembalap untuk menggelar balapan di Kendal. Pihaknya siap mendukung terbentuknya lapangan resmi sirkuti balapan di Kendal. Sebab, dengan adanya sirkuit, menurutnya dapat memupuk prestasi pembalap di Kendal. “Juga untuk mengurangi balapan liar,” tandasnya.

Dijelaskan pula, banyak pembalap handal bahkan ada yang sudah meraih prestasi tingkat nasional yakni Haedar Maulana. Tapi kebanyakan pembalap Kendal ikut gabung ke daerah lain, karena Kendal belum memiliki Cabang Olahraga Balap Motor sendiri. “Ini sangat disayangkan, seharusnya bisa mengharumkan daerah Kendal. Tapi karena di Kendal belum ada sirkuit dan cabor, jadi dibeli sama daerah lain,” tuturnya.

Ketua Penyelenggara event Road Race Chmapionship Bupati Kendal Cup 2017, Joko Prabowo mengatakan 137 peserta lomba berasal dari berbagai daerah di Jateng dan DIJ, selain itu juga ada peserta asal Riau.

Joko mengatakan pemilihan Alun-Alun lantaran Kendal belum memiliki arena sirkuit resmi. Pihaknya sudah mencari beberapa alternatif tempat lain, namun tidak ada yang bisa. “Satu-satunya tempat yang kami rasa memadai adalah Alun-Alun Kendal ini,” katanya.

Dari pantauannya di Kendal, saat ini ada dua tempat yang tepat untuk dijadikan arena sirkuit road race. Yakni lapangan parkir Stadion Utama Kendal dan Terminal Bahurekso. “Lapangan parkir tinggal perlu diaspal, sudah bisa digunakan. Sedangkan untuk terminal dibangun pembatas,” jelasnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Batang Gratiskan Trasportasi Haji

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang tahun ini menggelontorkan dana bantuan subsidi trasnportasi bagi jamaah haji. Bupati Batang Wihaji menjelaskan, dana trasportasi haji tersebut...

Penjualan Perhiasan Meningkat

SEMARANG - Menjelang akhir tahun, pasar perhiasan tampaknya mulai bergeliat. Pasalnya, jauh hari sebelum perayaan natal dan tahun baru, banyak masyarakat yang berburu hadiah...

Sudirman: Ganjar-Yasin Selamat Bekerja

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sudirman Said dan Ida Fauziyah mengaku akan menerima hasil keputusan KPU Jateng. Pasangan tersebut mengucapkan selamat bekerja untuk pasangan Ganjar-Yasin. Meski...

Buka Akses Antar-Desa

WONOSOBO –Polres Wonosobo bersama masyarakat Kecamatan Watumalang membuka jalan sepanjang 3 kilometer, penghubung antara Desa Pasuruhan dan Desa Wonoroto Kecamatan Watumalang. Semula, lebar jalur...

Impian Warga Terealisasi Berkat TMMD

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Kebahagiaan tampak diraut wajah Ahmad, 40, warga desa Bonomerto Kecamatan Suruh  Kabupaten Semarang. Hal itu seiring dengan program TMMD yang berjalan...

Yenuarso: Itu Hoax dan Fitnah

RADARSEMARANG.COM - MESKI dituding terlibat dalam dugaan pungli parkir, Camat Mijen HM Yenuarso, menanggapi dengan santai. Ia merasa dirinya clean, dan tidak terlibat. Kepada koran...