33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Start Manis Mahesa Jenar

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

PURWODADI – PSIS akhirnya mmpu mengawali gelaran Liga 2/2017 dengan manis. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu berhasil menang 2-1 atas Persipur Purwodadi dalam laga yang digelar di Stadion Krida Bakti Purwodadi Sabtu (22/4) sore, kemarin.

Raihan tiga poin tersebut membuat Johan Yoga dkk mendapat modal yang berharga mengawali kompetisi kasta kedua musim ini. dua gol Mahesa Jenar dicetak oleh Haudi Abdillah (6’) dan Johan Yoga (65’) sedangkan gol balasan tuan rumah dicetak melalui penalti M Fathkul Manan (53’).

Tampil di kandang Persipur, head coach PSIS, Subangkit menurunkan skuat terbaik mereka. di bawah mistar PSIS menurunkan Awan Setho. Kemudian kuartet Safrudin Tahar, M Rio Saputra, Haudi Abdillah dan Taufik Hidayat turun sebagaistarter.

Di tengah, PSIS menurunkan lima gelandangsekaligus yaitu M Ridwan, Ahmad Agung, M Yunus, Hari Nur Yulianto dan Erik Dwi yang juga berperan sebagai second striker mendukung prgerakan Johan Yoga Utama sebagai lone striker.

Mahesa Jenar langsung tancap gas dengan tempo permainan cepat yang diinginkan oleh coach Subangkit. Hasilnya di menit ke-6 tim tamu langsung unggul melalui sundulan kepala Haudi Abdillah setelah memanfaatkan sepakan tembakan bebas M Ridwan dari sisi kanan pertahanan Persipur.

Gol Haudi harus dibayar mahal lantaran bek sal Semarang itu harus ditarik keluar lantaran mengalami benturan keras degan kiper Persipur, Yoga Wahyu sesaat ketika berduel sebelum terjadinya gol. Peran Haudi di pos center bek digantikan oleh M Tegar Pribadi.

Hilangnya kekuatan di lini belakang tak menyurutkan tekanan PSIS kepada tuan rumah. Dukungan penuh dari ratusan Panser Biru dan Snex di Stadion Krida Bakti membuat Johan Yoga dkk semakin menggila.

Hasilnya, di menit ke-20 PSIS mendapatkan peluang emas melalui titik putih lantaran wasit mengaggap M Ridwan diganjar keras oleh Abdul Fakih di dalam kotak terlarang. Namun sayang, Johan Yoga yang ditunjuk sebagai algojo gagal menyelesaikan tugas dengan baik sehingga keunggulan 1-0 PSIS atas Persipur bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua coach Subangkit sedikit mengubah komposisi pemainnya. Winger cepat Franky Mahendra dimasukkan menggantikan Erik Dwi. Namun sayang di menit ke-53 tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tembakan penalti M Fathkul Manan setelah sebelumnya wasit menganggap Ahmad Agung melakukan pelanggaran keras di dalam kotak terlarang.

Skor 1-1 membuat tensi pertandingan meningkat. PSIS yang berusaha mencuri poin atas Persipur di laga perdana terus tampil menekan. Sedankan tuan rumah juga berusaha mati-matian mempertahankan skor 1-1.

Ambisi PSIS untuk memenangi pertandingan akhirnya menjadi kenyataan. Johan Yoga Utama akhirnya berhasil menebus kesalahannya di babak pertama melalui gol sundulan kepala di menit ke-65 setelah memanfaatkan umpan tembakan bebas M Ridwan.

Tertinggal satu gol membuat tuan rumah Persipur kembali tampil ngotot. Pemain anyar mereka, Basri Lohy mampu menjadipembeda dan cukup menyulitkan lini pertahanan PSIS. beruntung Mahesa Jenar berhasil menjaga kemenangan mereka 2-1 atas Persipur. “Di 15 menit pertama sebenarnya kami tampil cukup bagus dan mampu menguasai pertandingan dan sepertinya kami bisa mudah bikin gol. Namun setelah itu kmi justru kesulitan dan Persipur sudah mulai menemukan bentuk permainan terbaik mereka,” beber coach Subangkit usai aga.

Di kubu tuan rumah, head coach mereka, Wahyu Teguh memuji penampilan anak-anakasuhnya yang mmpu memberi perlawanan meski akhirnya mereka harus menelan kekalahan perdana di kandang atas PSIS. “Jujur kami terkendala persiapan yang mepet sebelum kompetisi mulai dan akhirnya kami mengalami kerugian setelah kalah di kandang. Namun masih ada waktu untuk memperbaiki diri dan mengejar ketertinggalan di sisa laga yang ada,” tegasnya. (bas/smu)

Berita sebelumyaNew Agya Tampil Lebih Fresh
Berita berikutnyaLiga PABBSI Jateng I

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Disorot, Bola-Bola Beton di Trotoar

SEMARANG - Pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Semarang belum memenuhi aspek standar layaknya trotoar jalan yang nyaman bagi pejalan kaki....

Permudah Akses Informasi, Luncurkan PLN Mobile

KAJEN-PLN Area Pekalongan yang meliputi Kabupaten Pekalongan Batang dan Kota Pekalongan, meluncurkan PLN Mobile yang bisa diakses melalui ponsel android yang bisa di-download melalui...

Gelar Konser Amal, Dirikan Ponpes di AS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pembangunan pondok pesantren (Ponpes) di New York, Amerika Serikat akan segera direalisasikan oleh Imam Besar Masjid New York sekaligus Presiden Nusantara Foundation, Syamsi...

Siti Masitha Dituntut 7 Tahun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tuntutan berbeda dijatuhkan Penuntut Umum (PU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno dan...

Membudayakan Literasi dengan Membaca Buku Fiksi

RADARSEMARANG.COM - BUDAYA baca masyarakat Indonesia sangat rendah sekali dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini dapat dilihat dari data UNESCO mencatat indeks minat baca...

Budidaya Jamur Tiram Menguntungkan

WONOSOBO - Alam Wonosobo yang sejuk dan lembab berpotensi untuk ditanami aneka jamur. Terutama untuk jamur tiram, kuping dan kancing. Melihat potensi itu, seorang...