Memaksimalkan Smartphone untuk Bikin Video Traveling

Hindari Video Narsis

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

Traveling belakangan makin diminati oleh hampir semua kalangan. Kecanggihan teknologi khususnya smartphone serta booming sosial media memfasilitasi para traveler dalam membagikan foto maupun video perjalanan. Perencanaan serta konsep menarik menjadi kunci dalam menggaet penonton.

Seperti yang diungkapkan oleh Travel Writer, Teguh Sudarisman. Menurutnya, hampir semua orang suka menyaksikan video. Terlebih generasi milenial yang sangat lengket dengan gadget. Oleh karena itu, makin banyak ditemui berbagai macam unggahan video, mulai dari tutorial hingga rekaman perjalanan. Dan tak sedikit yang merekam menggunakan smartphone.

Smartphone sifatnya ringan dan ringkas. Kemudian selalu ada di tangan. Jadi banyak traveler yang memaksimalkan fungsi smartphone dalam mengabadikan perjalanan mereka,” ujarnya dalam Workshop “Creating Short Travel Video with Your Smartphone” di Hazotel, Sabtu (15/4).

Namun begitu, video yang akan dibagikan baiknya dikemas dengan baik. Mulai dari konsep dan pemilihan tema. Setidaknya sebelum melakukan proses perekaman, ada gambaran alur cerita yang akan digarap.

“Jangan sampai asal ngesyut-ngesyut aja atau semua disyut. Begitu selesai, sampai rumah mau ngedit, bingung mau dibikin bagaimana. Selain buang waktu ini juga buang-buang memori penyimpanan,” ujarnya.

Menurut founder Penulis Pengelana ini, ada tiga faktor yang minimal perlu dipenuhi dalam menyajikan video traveling. Pertama fokus dalam satu topik yang berisi informasi, hiburan atau kedua-duanya. Penyajian juga tidak perlu bertele-tele.

“Dua hal ini yang biasanya dicari, video yang menyampaikan informatif atau menghibur. Bila bisa menyampaikan kedua-duanya dalam satu video juga lebih baik. Hindari juga video narsis,” ujarnya.

Berikutnya, video harus stabil. Menurutnya, salah satu kelemahan video amatir adalah hasil yang disajikan goyang-goyang, entah karena saat merekam sambil berjalan atau berada di dalam mobil yang tengah melaju. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan tripod, monopod, bahkan tongsis.

“Penggunaan alat bantu ini tak hanya menghasilkan gambar yang lebih stabil, tapi seringkali juga lebih memudahkan kerja kita. Misal butuh ambil gambar dari tempat yang lebih tinggi, lebih rendah atau untuk timelapse,” ujar Editor in Chief Kalstar Inflight Magazine ini.

Syarat ketiga, suara yang bisa didengar dengan baik. Karena menggunakan ponsel, suara yang direkam dikhawatirkan tidak terlalu terdengar. Namun begitu, hal ini juga masih bisa diakali dengan memberikan speaker tambahan.

Ya, minimal tiga faktor itu saja dipenuhi dulu. Fokus pada satu topik, gambar stabil dan suara bagus. Kalau tiga faktor tersebut tidak bisa dipenuhi, bisa dipastikan mereka yang menyaksikan akan segera pindah,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This