31 C
Semarang
Rabu, 25 November 2020

57 Dalang Pemula Beradu

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SEMARANG- Sebanyak 57 dalang pemula dari Kota Semarang beradu seni pedalangan dalam Festival Dalang tahun 2017 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Semarang dalam rangka memeriahkan HUT  ke-470.

Puluhan peserta terdiri dari 31 dalang cilik berusia sekitar 6-15 tahun dan 26 dalang dewasa. Mereka nantinya mempertunjukkan kemahirannya selama satu minggu penuh mulai tanggal 21-26 April 2017 di gedung pertunjukan seni budaya Sobokarti Jalan Dr Cipto Semarang.

Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Kasturi menjelaskan festival dalang ini merupakan tahun kedua sebagai upaya mewujudkan Semarang sebagai kota budaya, kota pusaka, dan kota tujuan wisata. “Selain itu, festival ini juga untuk memberikan tempat bagi para dalang pemula untuk berkreasi dan lebih kreatif lagi dalam seni budaya wayang kulit. Dan juga merangsang generasi muda untuk mencintai wayang,” terangnya.

Pihaknyapun berharap melalui festival seperti ini akan tumbuh semangat dan komitmen dari semua unsur masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberadaan seni wayang. “Dan juga menjadi ajang bersatunya para dalang di Kota Semarang,” imbuhnya.

Dalam festival dalang setiap peserta diberi kebebaskan untuk menampilkan pakeliran yang disukai, bisa gaya Surakarta, maupun Jogjakarta atau Mataraman. Namun dibatasi durasinya. Dalang cilik maksimal mempertunjukan kebolehannya hanya 40 menit, sedangkan dalang dewasa bisa mencapai 50 menit.

Untuk memeriahkan festival ini pihak panitia mengadakan berbagai lomba diantaranya lomba tari bagi anak-anak sekolah, lomba nyungging wayang kulit, serta lomba fotografi. Pada di saat pembukaan penonton disuguhkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Dalang Ki Paryadi Sabda Utama dengan lakon Bilowo Rangsang. (den/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...