33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Saatnya Suporter Ikut Menghidupi Tim

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SUKSES tim tak bisa lepas dari kontribusi positif kelompok suporter mereka baik dalam bentuk dukungan moril maupun material yang bisa diberikan ketika tim kesayangan mereka tampil di kandang maupun tandang. PSIS saat ini juga memiliki salah satu kelompok suporter setia mereka yaitu Semarang Extreme (Snex). Suporter yang berbasis di Tribun Utara Stadion Jatidiri itu menjadi salah satu aspek penting di tim PSIS.

Salah satu ketua kolektif Snex, Dika Khoiron mengakui, selain dukungan moril, saat ini sudah saatnya suporter bisa ikut menghidupi tim dari sisi finansial selama mereka berkompetisi. Dia mencontohkan, kontribusi finansial suporter bisa dalam bentuk membeli tiket pertandingan kandang, pernak-pernik dan sektor-sektor keuangan klub lainnya yang harusnya bisa dimanfaatkan. “Saya melihat perkembangan suporter di Indonesia, atau Jawa Tengah khususnya sudah sangat pesat. Namun saya juga melihat belum ada kelompok suporter yang bisa menghidupi tim. Menurut saya sekarang sudah saatnya suporter bisa berkontribusi, dan saya kira semua juga sudah memulai,” beber Dika.

Pihaknya mengakui memang butuh waktu. Dika mencontohkan di organisasi Snex, setiap saat para pentolan suporter yang identik dengan warna biru hitam itu tak henti-hentinya berusaha mengedukasi anggota mereka. “Kami tak henti-hentinya untuk terus mengedukasi teman-teman di Snex untuk bisa memberi kontribusi positif ke tim. Salah satunya kita terus memberi pemahaman harus lebih banggan menggunakan jersey PSIS daripada menggunakan baju Snex sendiri,” bebernya.

Anggota ketua kolektif lainnya, Doni Kurniawan ditemui di tempat yang sama menambahkan, masalah lain yang saat ini juga terus disosialisasikan oleh pengurus Snex adalah aturan yang tidak boleh mereka langgar selama memberikan dukungan terhadap tim Mahesa Jenar. “Seperti contoh penyalaan flare, saya berpendapat flare memang cukup mengganggu kalau dinyalakan saat pertandingan, idealnya memang setelah pertandingan selesai. Makanya kami terus melakukan edukasi ke teman-teman Snex salah satunya mengenai aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar. Karena nantinya yang rugi juga tim kesayangan kita,” tegas Doni. (bas/smu)

Berita sebelumyaBawa Semangat Kirun
Berita berikutnyaSudah Jadi Bagian Hidup

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tunjangan Mobil Rp 11 Juta per Bulan 

KENDAL—Para anggota DPRD Kabupaten Kendal mulai mengembalikan mobil dinas, menyusul turunnya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan...

Jalan Margosari-Medini Rusak

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Akses jalan antara Desa Margosari dengan Medini, Kecamatan Limbangan dikeluhkan warga. Pasalnya, aspal yang menjadi badan jalan, kondisinya hancur. Tak pelak,...

Pengembangan Karimunjawa Berkonsep Ecotourism

SEMARANG – Destinasi wisata andalan Jawa Tengah, Kepulauan Karimunjawa akan dikembangkan dengan konsep ecotourism. Sejumlah fasilitas akan dibangun di objek wisata di Kabupaten Jepara...

Usia 80-an Masih Semangat, Tekankan Motivasi

RADARSEMARANG.COM - Tim bulu tangkis Indonesia kerap kesulitan mendominasi peraihan juara di beberapa agenda kejuaraan. PB Djarum sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia...

Pembelian Property Cash Meningkat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembelian properti tanpa menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) belakangan makin diminati. Nominal yang lebih murah dinilai menjadi salah satu daya tarik. Wakil Ketua...

Transparan, Bisa Dipantau via HP, Ternak Mati Diganti

RADARSEMARANG.COM - Anda ingin beternak sapi, tapi tak ingin ribet membersihkan kandang dan memberi pakan ternak tiap hari? Oemah Sapen di Dukuh Wonoyoso, Desa...