32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Menanti Ledakan The Young Guns

SEMARANG – PSIS siap menghadapi Liga 2 tahun 2017. Persiapan telah mereka lakoni sejak awal Januari lalu dengan berbagai menu latihan terukur dari pelatih penuh pengalaman, Subangkit. Total sebanyak 27 pemain siap bertarung di kompetisi bergengsi ini.

Sesuai regulasi, materi pemain PSIS didominasi pemain muda. “The Young Guns” ini berpadu dengan lima pemain senior di atas 25 tahun serta enam pemain magang yang siap bersaing dengan pemain utama.

Untuk pemain senior, Subangkit telah memilih lima pemain terbaik untuk mengisi skuad utamanya.  Mereka adalah Hari Nur Yulianto (striker), Franky Mahendra (sayap), M Yunus (gelandang), Johan Yoga Utama (striker) dan sang maestro, M Ridwan.

Nama lain, mayoritas adalah pemain-pemain yang beberapa musim terakhir telah bergabung bersama PSIS. Seperti Ahmad Agung, Safrudin Tahar, Yogi Ardianto, Taufik Hidayat, M Tegar Pribadi, M Rio Saputra, Anhar Latif, serta gelandang Dani Raharjanto.

Beberapa nama baru juga menghiasi skuad PSIS, seperti center bek asal Semarang, Haudi Abdillah yang dibawa pulang dari tim PSCS Cilacap. Kemudian dua pemin gelandang asal Jogjakarta, Saddam Sudarma Hendra dan Juni Riyadi. Lalu ada nama dua pemain muda Imam Baehaqi dan M Ilham Arfil serta gelandang asal Ternate, Ruud Gullid.

Di pos penjaga gawang musim ini Mahesa Jenar merekrut tiga nama baru yaitu eks kiper PON Jateng, Fery Bagus Kurniawan, eks kiper Badung FC Aji Bayu Putra serta kiper eks Timnas U-19 Awan Setho Raharjo yang musim ini juga memutuskan comeback di tim tanah kelahirannya.

Untuk pemain magang, ada dua penjaga gawang Satriawan Eka Putra dan Wisnu Adi. Kemudian tiga gelandang Jawwad Jazil El Wafa, Fajar Alfian, Tegar Infantrie Sukamto serta seorang striker Albi Lanju. Tegar Infantrie Sukamto tercatat sebagai pemain termuda di tim PSIS. Pemain yang juga tergabung dalam tim PPLP Jateng itu masih berusia 17 tahun.

“Tiga pemain magang yaitu Satriawan, Tegar Infantrie dan Albi Lanju kami daftarkan untuk bermain di kompetisi. Sedangkan sisanya kami berikan pengalaman untuk turun di Liga 3 bersama tim U-23 PSIS. Yang jelas di PSIS semua pemain termasuk pemain magang memiliki kesempatan yang sama untuk turun di kompetisi kalau memang secara kemampuan dinilai pelatih mampu untuk turun di Liga 2,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (bas/smu)

 

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here