33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Tak Yakin Tol Bisa Dilewati, Siapkan Jalur Alternatif

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BATANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang tak yakin, proses pembangunan jalan tol Trans Jawa Pemalang-Batang bisa kelar dan dilewati selama musim mudik dan balik Lebaran tahun 2017 ini. Karena itulah, sejak kini disiapkan jalur alternatif bagi pemudik.

“Dalam rapat besar dengan berbagai pihak terkait penggunaan jalan tol, kami baru mendapatkan konfirmasi pasti exit tol Adewerna Tegal yang bisa dilewati 100 persen. Untuk jalur Pekalongan dan Batang, masih disanksikan,” kata Kabid Lalulintas Dishub Batang, Hery Priyo, Kamis (20/4) kemarin.

Diakuinya, pihaknya dan Polres Batang memang sudah menghubungi pengampu proyek dan telah diyakinkan pembangunan akan kelar maksimal H-9 Lebaran. Namun pihaknya masih tetap tidak yakin.

“Selama ini, yang dikonfirmasi hanya petugas di lapangan saja. Sedangkan pimpinan proyek belum ada yang datang dan memberikan pernyataan pasti selesainya pembangunan,” jelasnya.

Sedangkan terkait persiapan jalur mudik, pemerintah sudah menyiapkan beberapa rencana. Di antaranya, exit tol di Kandeman Batang, namun masih terkendala belum pastinya waktu fly over akan dioperasikan. “Jika dipaksakan melalui jalur tol khusus Pemalang-Batang, minimal bisa sampai Gringsing atau Weleri Kendal. Dengan begitu, jalur pantura Pemalang-Batang bisa lebih lancar,” tuturnya.

Kendati nanti jalur tol pun bisa dilewati pemudik, imbuhnya, tetap tidak akan nyaman. Karena masih ada kekurangan sarana dan prasarana. Seperti penerangan jalan, rambu lalulintas dan alat penunjang lainnya.

“Bayangan saya, kalau lewat jalan yang sarana prasarananya lengkap saja (jalur utama pantura) kalau malam dan hujan gelap cukup berbahaya, apalagi jika lewat jalur tol yang belum selesai sepenuhnya,” jelasnya.

Untuk itu, kendati jalan tol bisa dilewati, pihaknya tetap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyiapkan jalur alternatif, khususnya di jalur Batang. Walaupun tetap butuh perbaikan jalan terlebih dahulu. “Kami sudah siap menyambut buangan arus lebaran dari Kota Pekalongan dan sebaliknya, terutama dari jalur alternatif,” ucapnya.

Sedangkan beberapa jalur alternatif yang sudah disiapkan, antara lain jika macet di Subah, ada jalan alternatif lewat Kemiri, Ketanggang sampai Plelen.

Jika di Kota Batang macet, bisa dialihkan ke jalur utara yang dilewatkan jalan baru Pantai Sigandu.

Bahkan, sudah disiapkan sarana dan prasarana, serta alat bantu, rambu penunjuk jalan, dilengkapi jarak dan sarana umum lainnya, seperti SPBU, rumah makan hingga masjid.

“Jalur Batang tetap akan banyak jalan alternatif. Namun, kami tetap harus koordinasi dengan Bina Marga terkait kelayakan jalannya. Sehingga tetap harus diperbaiki, agar pemuda nyaman,” tandasnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cabang Temanggung Kucurkan Rp 7,5 Miliar

TEMANGGUNG—Ngopi Bareng Mas Ganjar di halaman Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Sabtu (23/9) malam, berlangsung gayeng. Masyarakat bebas menyampaikan uneg-unegnya kepada sang gubernur, Ganjar Pranowo....

Materi Tanggap Kebakaran Meriahkan Kemah Ukuwah

MUNGKID - Kegiatan kemah ukuwah oleh SMA IT Ihsanul FIkri Pabelan Mungkid di Bumi Perkemahan Mangli berlangsung meriah. Apalagi setelah diberikan selingan berupa materi...

Taman Mangrove Sigandu Minim Fasilitas

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, merasa prihatin dengan kondisi  taman mangrove Pantai Sigandu, Batang. Selain minim fasilitas juga sangat jauh jika...

Banjir Akibat Lahan Ditanami Kentang

SEMARANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (DPUSDATR) Jateng, Prasetyo Budihe Yuwono menyatakan banjir yang menggenangi Wonosobo, Minggu (26/2)...

Premiere Avenger Infinity War Tembus 2.500 Penonton

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Hari pertama pemutaran film superhero, Avengers: Infinity War di Cinemaxx Java Supermall Semarang, diserbu penonton. Empat dari lima Cinema yang disediakan,...

Diduga Ada Maladministrasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kisruh input data dalam pengumuman perekrutan pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, patut diduga terjadi...