33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Praktik Judi Togel Masih Marak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN – Praktik perjudian togel masih dilakukan secara masif di Kabupaten Semarang. Terbukti setelah pihak Polres Semarang mengamankan salah satu pengecer judi togel Singapura, Kamis (20/4) kemarin.

Haryono alias Mansur, 53, warga lingkungan Rowosari, RT 06/ RW 06 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas diringkus petugas karena kedapatan menjual togel. Pelaku diamankan saat sedang bertransaksi judi tersebut secara terang-terangan.

Kapolres Semarang, AKBP V Thirdy Hadmiarso mengatakan, sebelumnya juga sudah banyak laporan dari masyarakat tentang aktivitas pelaku tersebut. Banyaknya masyarakat yang resah sehingga pelaku akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. “Pelaku kami ringkus di sebuah warung kopi tempatnya bekerja di Desa Ngimbun, Kecamatan Bergas,” ujar Thirdy.

Penangkapan Haryono ini menjadi bagian dari cerita panjang maraknya praktik perjudian togel di Kabupaten Semarang. Selain meringkus pelaku, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti. Antara lain dua bendel kupon judi togel, dua buah pulpen, sebuah HP serta sejumlah uang tunai senilai Rp 270 ribu.

Dijelaskan Thirdy, adapun kronologis penangkapan pelaku yaitu saat petugas tengah melakukan patroli di wilayah Kecamatan Bergas. Saat melintas di sebuah warung kopi di Desa Ngimbun, salahsatu petugas mendapati Haryono secara terang-terangan melakukan transaksi perjudian togel.

Transaksi tersebut dilakukan menggunakan HP dan direkap di secarik kertas. Tak menunggu lama, melihat hal itu petugas langsung meringkusnya. Haryono lantas di keler ke Polsek Bawen untuk dimintai keterangan.

Saat ini, perjudian menjadi salahsatu perhatian khusus Polres Semarang. Disinyalir, di Kabupaten Semarang masih banyak praktik perjudian baik itu togel, ding dong. “Oleh karena itu, tindak pidana perjudian ini menjadi prioritas penindakan selain kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) serta tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor),” jelasnya.

Saat di depan petugas, Haryono berdalih jika ia nekad berjualan togel lantaran kepepet untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. Sebab penghasilan dari bekerja di warung kopi ini diakui tersangka tidak cukup untuk menopang ekonomi keluarga.

Namun petugas tidak lantas percaya dengan pengakuannya. Karena beberapa warga setempat mengaku resah dengan adanya praktik perjudian togel di warung kopinya. “Hanya mengandalkan hasil dari warung tidak mencukupi, saya tergiur ikut mencari tambahan penghasilan dengan menjual kupon judi SGP ini,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jaga Perdamaian dan Kenalkan Budaya

SEMARANG - Sebanyak 427 prajurit Yonif Raider 400/BR mendapatkan kehormatan bertugas sebagai peace keeper atau pasukan penjaga perdamaian. Mereka bersifat imparsial di bawah bendera...

Intensifkan Berlatih untuk Membangun Chemistry

Lima penari dari Komunitas Bawika Art Enthusiast  akan mewakili Kota Semarang dalam serangkaian acara Indonesia Fest yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di...

Jalur Diubah, Bus AKDP Dipindah ke Penggaron

SEMARANG–Pengelolaan tiga terminal di Kota Semarang, yakni Terminal Terboyo, Mangkang dan Penggaron, hingga saat ini masih cukup memrihatinkan. Pengelolaan ketiga terminal tersebut terpisah. Terboyo...

Menumbuhkan Jiwa Enterpreneurship Siswa lewat Koperasi Sekolah

RADARSEMARANG.COM - DI lingkungan sekolah, koperasi memegang peranan penting dalam upaya terwujudnya kemandirian bagi warga sekolah umumnya dan siswa khususnya. Keberadaan koperasi sekolah dibutuhkan...

Sebarkan Hoax, Didenda Rp 1 M

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta warga bijaksana dalam menggunakan media sosial (medsos). Ia tak mau, ada penyalahgunaan yang membuat kerugian,...

Warga Minta Hiburan dan Kelas

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji dan Wakilnya Suyono kembali menggelar Ngudo Roso (forum curhat) bagi warganya Senin (26/3) sore. Di edisi yang ke...