33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Nasabah Polisikan PT Andalan Finance

Another

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

PEKALONGAN – Merasa diperlakukan sewenang-wenang oleh leasing PT Andalan Finance, lembaga pemberi kredit kendaraan bermotor, sang nasabah, Kusmaningsih warga Poncol Baru, Poncol, Pekalongan Timur melapor ke Polisi. Dengan didampingi suaminya dan Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Garuda Pekalongan, Totok Suprapto, mendatangi Mapolsek Pekalongan Timur, Kamis (20/4) kemarin.

Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Agus Riyanto menyayangkan kejadian tersebut. Terlebih kejadian serupa kerap dialami nasabah leasing di wilayahnya. “Pelaporan ini akibat pengambilan paksa kendaraan milik pelapor saat di jalan. Memang kejadiannya di Salatiga, namun proses perjanjian akad kredit di wilayah ini dan kantor leasing-nya juga disini,” jelas Agus.

Yang disayang kan Kapolres, tidak ada itikad dari leasing dalam perlindungan konsumen sehingga terjadi kejadian ini. Selain itu, banyak kejanggalan dalam tarif yang harus dilunasi oleh nasabah. “Selain denda yang cukup besar, juga ada tagihan aneh berupa biaya penanganan Rp 8 juta. Ini masuk pemerasan,” ucapnya.

Padahal, kata Kapolsek, nasabah yang bersangkutan hanya terhitung telat membayar angsuran 2 bulan atau saat ini sudah masuk tagihan 3 bulan. Sagat mengherankan, jika langsung dilakukan penarikan paksa di jalan.

Kusmaningsih sendiri saat dimintai keterangan mengaku memang baru telat 2 bulan. Namun tiba-tiba kendaraannya saat digunakan saudaranya di Salatiga, dicegat debt collector dan ditarik paksa. Kemudian kendaraan di bawa ke PT Andalan Finance Indonesia di Semarang. “Setelah kendaraan saya ditarik, saya dikirimi surat harus segera melunasi hutang sebesar Rp 150.000.000 pada 13 April kemarin. Dan jika pada 20 April tidak bisa melunasi, maka mobil kredit kami akan dijual untuk melunasi hutang. Jika hasil penjualan kurang, kami harus tetap melunasinya,” ucapnya.

Pelapor sendiri dalam akad kredit dengan PT Andalan Finance Indonesia melakukan perjanjian pembayaran kredit mobil Innova G MT tahun 2009. Dalam pembelian sudah membayar down payment (DP) sebesar Rp 50 juta, sisanya diangsur selama 36 kali dengan nilai Rp 4.169.0000 per bulan. Dirinya sendiri sudah melakukan angsuran sebanyak 14 kali.

Perwakilan dari PT Andalan Finance Indonesia Pekalongan yang dihadirkan di Mapolsek Pekalongan Timur, Budi mengatakan bahwa masalah tersebut telah diserahkan kantor pusat di Semarang. “Ini bukan wewenang kami, walaupun nasabah melakukan akad kredit di Pekalongan. Karena kendaraan sekarang berada di kantor pusat,” elak Budi.

Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Garuda Pekalongan Totok Suprapto, sangat menyayangkan kejadian pengambilan paksa ini kembali terulang.

“Pengambilan paksa ini jelas melanggar hukum. Sesuai Pasal 15 ayat 3, eksekusi seperti ini hanya boleh dilakukan oleh lembaga eksekusi. Sehingga lembaga perkreditan apalagi debt collector dilarang mengambil paksa,” jelasnya.

Di Indonesia, katanya, lembaga tersebut belum ada. Maka menurut Pasal 95 ayat 1 HIR dan sesuai Undang Kekuasaan Kehakiman 48 tahun 2009 pasal 54 ayat 2, penyitaan perdata harus melalui juru sita pengadilan. Sehingga lembaga lain yang melakukan penyitaan, harus seizin pengadilan atau dilakukan oleh juru sita. “Polisi saja tidak boleh asal sita, harus izin pengadilan. Ini lembaga bukan pengadilan, berani menyita seenaknya sendiri. Begitu hebatnya debt collector, polisi saja tidak berani,” tegas Totok Suprapto.

Bahkan menurutnya, pencegatan kendaraan di jalan saja hanya boleh dilakukan oleh polisi lalu lintas. Jika dilakukan oleh debt collector, dipastikan melanggar hukum. “Mereka tidak boleh semena-mena kepada konsumen, harus sesuai peraturan,” tandasnya. (han/ida)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Itu Nganggo Rasa dalam Memilih Kata (17)

Didi Kempot berperan penting melambungkan musik campursari serta meluaskan pemakaian bahasa Jawa, khususnya ngoko. ”Koder” dalam Sekonyong-konyong Koder contoh...

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama sekali nggak ”ngartis”. ANA R.D.-LATIFA N.,...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

More Articles Like This

Must Read

Pejabat Diminta Waspadai WTS

TEMANGGUNG-Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, serta para kepala sekolah di Temanggung, diminta waspada dan hati-hati terhadap orang yang mengaku-ngaku wartawan, namun...

BNI Targetkan 200 Ribu Kartu Semarang Hebat

SEMARANG- Jajaran manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui BNI Karangayu dalam rangka Hari Pelanggan Nasional (HPN), memberikan layanan istimewa kepada pelanggan....

SMKN 8 Semarang Borong Juara

SEMARANG-SMKN 8 Semarang berhasil memborong empat medali gelaran Dinus Festival (Dinusfest) 2017 yang diselenggarakan oleh Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Medali pertama berhasil diraih...

Makna Bulan Ramadan

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai, saya mau bertanya, kenapa puasa diwajibkan pada bulan Ramadan? Apa makna bulan Ramadan itu sendiri? Shofi di Semarang 085741799xxx Jawaban Wa’alaikumussalam Warahmatullah...

BPBD Demak Tinggikan Tanggul Sungai Dombo

DEMAK-  Penanganan darurat tanggul kanan dan kiri Sungai Dombo di Desa Dombo, Kecamatan Sayung, Demak hingga kemarin terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Dorong Pemberdayaan Perempuan dengan Ekonomi Kreatif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak perlu melibatkan masyarakat. Sebab, potensi kaum perempuan di Kota Semarang, utamanya di bidang ekonomi kreatif cukup...