33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Proyek Underpass, Jatingaleh Macet

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Proyek underpass Jatingaleh di sisi selatan atau depan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Candisari Semarang telah dimulai. Hal itu membuat tumpukan arus lalu lintas berderet panjang dari arah selatan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, arus lalu lintas padat merayap mulai Jalan Setiabudi, tepatnya di pertigaan Patung Kuda Undip hingga ujung Jalan Gombel Lama. Antrean panjang cukup parah terutama pada jam sibuk pagi berangkat kerja, dan sore pulang kerja.

Hal itu disebabkan adanya penyempitan jalan di depan kantor KPP Pratama Candisari. Para pengendara motor maupun mobil tidak bisa melewati jalan utama karena sudah ditutup oleh pelaksana proyek underpass Jatingaleh. Mereka hanya bisa melewati jalan baru hasil pelebaran.

”Jalan baru ini hanya bisa dilalui dua lajur mobil. Padahal dari arah Gombel Lama tiga jalur, sehingga terjadi penyempitan arus hingga membuat lalu lintas tersumbat,” kata Andi, salah satu pengemudi mobil, Rabu (19/4).

Selain itu, kata dia, di ujung Jalan Gombel Lama diperparah adanya jalur pertemuan kendaraan dari arah Perumahan Bukitsari dan Jalan Setiabudi. ”Sehingga di jalur tersebut rawan kemacetan dan semrawut,” ujarnya.

Sedangkan di titik di depan kantor PLN Jatingaleh yang biasanya tersumbat justru terpantau cukup lancar. ”Saya baru tahu kalau jalan utama ditutup hari ini (kemarin), kalau tahu begitu saya bisa lewat jalan tol. Biasanya memang tersendat, tapi tidak separah ini,” kata pengendara lain, Rohiman, warga Banyumanik.

Patung Kuda Undip hingga Jatingaleh saja, kata dia, bisa ditempuh selama 1 jam. Tersendat dalam kategori biasa, menurut dia, biasanya hanya kurang lebih 30 menit. ”Ini harus mendapat penanganan. Barangkali pihak berwenang bisa membuat rekayasa lalu lintas agar tidak macet dalam waktu lama. Siapa pun pasti sebal kalau dihadapkan dengan kemacetan lalu lintas seperti ini,” keluhnya.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Metropolitan, Danang Triwibowo, mengatakan, pihaknya mengakui adanya gangguan kelancaran lalu lintas. Namun hal itu sulit untuk dihindari. Terlebih memasuki jalur bottle neck di depan kantor pajak.

”Harus bagaimana lagi, memang saat ini sudah mulai pengerjaan pembangunan underpass sisi selatan. Begitu jalan utama ditutup, kendaraan dilewatkan jalan yang dilebarkan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya menilai hal itu bukan kemacetan parah. Melainkan terjadi ketersumbatan arus lalu lintas, sehingga mengakibatkan antrean kendaraan. ”Hanya antrean dari tiga jalur menjadi dua jalur,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk pembangunan underpass sisi selatan saat ini masih tahap penggalian pemasangan tiang pancang. Bersamaan itu, juga sudah mulai dikerjakan pembangunan untuk flyover. ”Yakni akan dimulai dengan pengurukan tanah setinggi 5-6 meter. Untuk fondasi dan pemasangan tiang pancang mulai dikerjakan minggu depan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk underpass di sisi utara atau di pertigaan Jalan Ksatrian-Teuku Umar saat ini sudah selesai untuk pemasangan girder dan toping atas. ”Ditargetkan, pembangunan selesai bulan Agustus, underpass diharapkan sudah bisa dilalui,” katanya. (amu/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...