33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Kantor Gubernur Tak Ramah Difabel

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Sudah menjadi rahasia umum jika sebagian besar fasilitas publik belum ramah difabel. Termasuk di kantor pemerintahan. Praktis, penyandang disabilitas mengalami kesulitan jika ingin menemui pejabat.

Hal tersebut dikatakan Didik Sugiyanto, penyandang tunadaksa dalam Musrenbang di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (19/4). Dia mewakili kaum difabel meminta pemerintah melakukan perencanaan pembangunan yang lebih ramah terhadap penyandang disabilitas.

Di hadapan Gubernur Jateng, dia mengaku pernah ngudo roso kepada pejabat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng terkait hal tersebut. Tapi hingga saat ini, belum ada respons. ”Mumpung ketemu Pak Gubernur, saya mau langsung menyampaikan. Intinya, kami meminta fasilitas publik, termasuk kantor pemerintahan harus ramah difabel. Termasuk fasilitas kesehatan,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengakui jika kantornya memang belum layak diakses penyandang disabilitas. ”Ini contoh salah satu, kantor pemerintah yang tidak ramah pada disabilitas ya (kantor gubernur) provinsi ini, termasuk ruang kerja saya di lantai dua,” katanya.

Selama ini, hanya teras kantor Gubernur Jateng saja yang menyediakan akses khusus pengguna kursi roda. Kalau menuju ke ruangan gubernur yang terletak di lantai 2, para difabel bisa memanfaatkan lift karena tangga darurat memang tidak menyertakan jalan khusus. Sementara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, juga hanya bisa diakses mereka yang normal saja.

Ganjar pun berencana akan merombak sebagian kantornya dengan memberikan akses khusus difabel. Dia pun meminta jajarannya untuk menyiapkan anggaran. Tidak hanya di kantor gubernur saja, tapi juga kantor pemerintahan lain di seluruh kabupaten/kota di Jateng.

”Ketika akan ada rehab, tolong dianggarkan, tapi kalau buat baru tolong langsung atau otomatis dibuat. Saya kira para pengembang mal atau fasum (fasilitas umum) lain juga harus mempertimbangkannya,” katanya.

Menurutnya, di sejumlah gelaran Musrenbangwil di beberapa daerah di Jateng, kebanyakan warga mengeluhkan akses disabilitas. ”Ini harus dikeroyok bareng-bareng. Jateng harus ramah difabel,” tegasnya. (amh/ric/ce1)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

ASN Diminta Tingkatkan Kinerja

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Salatiga untuk meningkatkan kinerja pada 2018 mendatang....

Menyusuri Konflik Abadi di Tanah Mesuji

Ribuan keluarga hidup di Register 45, Mesuji, Lampung. Hari-hari mereka jalani tanpa ketenangan. Selain karena wilayahnya belum diakui negara, konflik perebutan lahan terjadi tak...

Pentingnya Data Pemilih Dalam Pemilu

RADARSEMARANG.COM - SELAMA Ini seseorang jarang sekali melihat dan peduli tentang daftar pemilih yang diumumkan pada papan pengumuman di Kantor Balai Desa setempat, atau...

KPK Didesak Bertindak Tegas

SEMARANG - Divisi Korupsi, Politik, dan Anggaran Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi Nepotisme (KP2KKN) Jateng, Rony Maryanto meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berani...

Pengusaha Telor Asin Kurangi Stok Produksi

RADARSEMARANG.COM, BREBES - Arus mudik 2018, tol Pejagan-Pemalang sudah bisa dilalui oleh para pemudik. Namun, beroperasinya ruas tol tersebut secara langsung akan berdampak pada...

Strategi Pembelajaran Membaca Menulis Permulaan

RADARSEMARANG.COM - ANAK usia SD masih perlu banyak belajar tentang membaca menulis permulaan (MMP). Agar lebih mudah dalam mengajarkan membaca menulis permulaan bisa menggunakan...