33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Pemdes Pertanyakan Syarat Bangun PKBM

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

WONOSOBO – Peningkatan partisipasi pendidikan masyarakat melalui kejar paket A, B, dan C masih susah direalisasikan di tingkat desa. Salah satu kendalanya, belum ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang jelas terkait tata cara dan syarat-syarat membuat sekolah kejar paket atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Banyak kepala desa yang tanya ke saya, kalau anggaran untuk membuat sekolah kejar paket sebenarnya berapa?, terus, apa yang harus disiapkan,” ucap Camat Kertek Bandriyo, Senin (17/4).

Dikatakannya, itikad untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah melalui penyelenggaraan kejar paket sudah diamini para perangkat maupun kepala desa. Hanya saja, ketiadaan juklak juknis menjadi kendala tersendiri bagi pemerintahan desa. “Kalaupun sudah ada anggaran semisal, terus yang ngajar siapa, teknisnya bagaimana, tata administrasinya bagaimana,” katanya.

Karena sebab itu, ia kerap bingung ketika ada kepala desa yang bertanya tentang syarat untuk membuat sekolah kejar paket. Ke depan, Bandriyo berharap, kejar paket mulai bisa disusun dan disosialisasikan hingga tingkat desa.

Sekcam Kertek Wahana Dwi menyampaikan, di Kecamatan Kertek baru ada 2 PKBM yang menyelenggarakan program kejar paket. Yakni di Desa Reco dan Sumberdalem. Kedua SKBM dinilainya belum terlalu maksimal. “Masih banyak yang lari ke SKB Sidojoyo. Meskipun akhirnya banyak yang berhenti karena alasan jarak (jauh),” katanya. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...