33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Lebih Menghargai Arti Kehidupan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Pemprov terus melakukan upaya untuk mengurangi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jateng. Sebab, sampai saat ini tercatat masih ada sekitar 4,5 juta PMKS. Mulai dari PGOT, waria, lansia telantar, eks pengguna narkoba dan lainnya. Berbagai langkah dilakukan pemprov, salah satunya dengan membekali waria dengan karakter bela negara.

Kegiatan ”Pembinaan Karakter dalam Rangka Penanganan PMKS Pemprov Jateng 2017” berlangsung di Rindam IV Diponegoro selama 10 hari dengan menggandeng Himpunan Waria Solo (Hiwaso). ”Kami terima kasih karena sudah dibekali dengan pembinaan karakter,” kata seorang peserta, Sukat usai penutupan kegiatan tersebut.

Ia mengaku banyak pelajaran berharga selama mengikuti pelatihan. Bahkan, ia mulai mengerti hidup disiplin dan etika dalam kehidupan. Karena selama ini, sebagai seorang waria kehidupannya lebih akrab dengan jalanan dan urakan. ”Awalnya terasa berat, tetapi setelah 10 hari digembleng bisa lebih disiplin dalam hidup,” tambahnya yang mengaku lebih akrab dipanggil Sintia tersebut.

Kedisiplinan yang diperoleh selama pelatihan, akan terus dipegang. Ia ingin berubah dan bisa berguna untuk masyarakat sekitar. Sebab, semua itu merupakan pengalaman terbaru yang selama ini tidak pernah didapatkan. ”Luar biasa hikmahnya saya jadi lebih paham apa arti kehidupan dan kedisiplinan. Ini akan terus saya jaga,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Pemprov Jateng, Nur Hadi Amiyanto mengaku akan terus berupaya untuk menangani masalah PMKS di Jateng. Saat ini tercatat ada sekitar 4,5 juta PMKS yang masih menjadi perhatian. Tetapi karena masalah keterbatasan anggaran, penanganan dilakukan bertahap. ”Pemprov sudah ada panti 52, dan swasta ada sekitar 911. Tetapi memang masih belum cukup,” katanya.

Ia menambahkan, Pembinaan Karakter dalam Rangka Penanganan PMKS Pemprov Jateng 2017 sebagai upaya untuk membekali karakter bagi waria di Jateng. Harapannya, pembinaan dilakukan sebagai salah satu upaya agar waria bisa bermanfaat dan berbaur dengan masyarakat. Mereka dibekali dengan pendidikan karakter dan bela negara. ”Ke depan kami ingin mereka bukan lagi PMKS, dan bisa lebih baik. Ini bekal bagus untuk kehidupan mereka (waria),” tambahnya. (fth/adv/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dorong Peningkatan Perekonomian Warga

KALIWUNGU - Desa Rogomulyo berikan pelatihan tata cara beternak kambing kepada 20 warganya. Pelatihan ini dimaksudkan agar sejumlah warga ini bisa memperoleh pendapatan tambahan di...

Pendaftar Sekolah Negeri Menurun Drastis

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Jumlah siswa yang mendaftar di sekolah negeri, termasuk di SMPN 1 Demak menurun drastis. Bila tahun lalu yang mendaftar bisa mencapai...

Puasa Membentuk Pribadi yang Bertaqwa

SEMARANG - Kekompakan dan keguyuban warga Tawangsari, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, dalam mendukung pembangunan Kota Semarang, mendapat apresiasi Wali Kota Hendrar Prihadi....

Jelang Unas, Beri Motivasi pada Anak

WONOSOBO - SMP Negeri 2 Wonosobo menyelenggarakan spiritual building training (SBT), Sabtu (4/2). Tujuan kegiatan tahunan ini untuk memantapkan siswa dalam menghadapi ujian nasional...

Pemprov Kurang Peduli Kebudayaan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng dinilai masih kurang peduli terhadap kebudayaan sebagai salah satu isu penting dalam pembangunan. Padahal, kebudayaan bisa dijadikan panduan dalam...

Kasatlantas Usulkan Perda Pejalan Kaki

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Bagi para pejalan kaki maupun pengguna sepeda mulai saat ini hendaknya membiasakan beraktifitas tertib di jalan. Pasalnya, saat ini Satuan lalu lintas...