33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

4 Wajib Pajak Nunggak PBB Hingga Rp 1,1 Miliar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, terus berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu langkah tegas dilakukan kepada para wajib pajak (WP) yang membandel alias menunggak pajak hingga bertahun-tahun. Kemarin, petugas Bapenda menggelar yustisi dan memberikan teguran keras kepada empat WP yang masih memiliki tunggakan PBB, mulai objek pajak perusahaan, tanah kosong, SPBU hingga tempat tinggal.

Seperti PT Bayu Aji Garmen Intern yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman 370 Semarang dengan objek pajak di Jalan Raya Kendal-Semarang Km 8, kemudian SPBU di Jalan Brigjen Sudiarto, serta objek pajak di Jalan Dr Wahidin.

Kasi Penagihan Bapenda Kota Semarang, Sri Hastyati, mengatakan, tunggakan dari empat WP tersebut hampir mencapai Rp 1,1 miliar. Sedangkan pada 2016 ada Rp 70 miliar tunggakan PBB. ”Ada yang menunggak dua tahun, tiga tahun, bahkan ada yang lima tahun, terhitung sejak tahun 2012,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana, mengatakan, yustisi PBB dilakukan sesuai Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang PBB. Menurut Yudi Mardiana, yustisi merupakan tindakan tegas kepada WP agar memenuhi kewajibannya. ”Sebelumnya kita sudah memberikan peringatan lebih dari satu kali, namun tidak ada iktikad baik dari WP untuk membayar. Karena itu kita lakukan yustisi,” ujar Yudi.

Yustisi dilakukan dengan menandatangani objek pajak dan memasang spanduk bertuliskan ”Tanah dan bangunan ini belum membayar pajak bumi dan bangunan” disertai sosialisasi Perda terkait PBB.

”Sesuai aturan spanduk kita pasang hingga WP memiliki iktikad baik melakukan pembayaran PBB. Minimal ada kesanggupan baru kita turunkan,” tandasnya.

Namun jika dalam waktu dua minggu tidak ada iktikad baik dari WP, maka Bapenda akan menyerahkan kepada aparat atau juru sita aset sebagai langkah selanjutnya. ”Secara keseluruhan tingkat kepatuhan WP sebesar 85 persen. Kami berharap para WP bisa memenuhi kewajibannya membayar PBB demi kelancaran pembangunan Kota Semarang,” harapnya.

Yudi menambahkan, target PBB tahun ini sebesar Rp 330 miliar. Hingga 13 April lalu, target tersebut baru tercapai 17 persen atau sebesar Rp 57 miliar. (zal/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

KPK Jadikan Kota Semarang Sebagai Percontohan

SEMARANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan, seperti di bidang kesehatan dan pendidikan melalui aplikasi SI JAGA. Jumat (7/4) lalu, KPK...

Menguji Kemauan Tidak Berkarat

Oleh: Dahlan Iskan Tapi kambing-kambingnya ada. Tidak mengapa juragannya tidak ada: Ricky Elson lagi di Malang. Biasa. Diundang mahasiswa. Diskusi engeneering. Ia masih seorang engeneer...

CBR 150 R Pimpin Pasar Motor Sport

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Honda CBR150R membukukan hasil positif pada semester pertama 2018, dengan total penjualan 35.824 unit. Angka ini mengukuhkan produksi PT Astra Honda Motor (AHM)...

Media Cergam Tingkatkan Membaca Siswa

MEDIA buku cerita bergambar (cergam) sangat cocok untuk diterapkan pada siswa sekolah dasar (SD) terutama kelas 1 dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca permulaan, karena...

Pemprov Jateng Terus Manjakan Pemudik

RADARSEMARANG.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bekerja sama dengan berbagai pihak terus berupaya memanjakan pemudik. Tak hanya membenahi infrastruktur jalan, namun juga berbagai...

Buruh Nyonya Meneer Terancam Gigit Jari

SEMARANG-Nasib buruh PT Nyonya Meneer (PT Njonja Meneer) terancam tidak akan menerima hak-haknya. Pasalnya, hampir semua aset perusahaan jamu legendaris Semarang tersebut telah dilelang....