Revitalisasi Kota Lama Harus Terpadu

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – DPRD Kota Semarang mendukung penuh pengembangan Kota Lama menjadi destinasi wisata kelas dunia. Potensi yang ada di kawasan peninggalan Belanda itu sangat besar sehingga bisa menjadi objek wisata andalan Kota Semarang. Tidak hanya memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga sangat senang. Untuk itu revitalisasi Kota Lama harus digarap secara terpadu dan terintegrasi.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Umi S Diniyah mengatakan, konsep untuk mewujudkan Kota Tua sebagai objek wisata di Kota Semarang harus lebih diperjelas dengan menggandeng semua stakeholder.

”Masyarakat perlu merasa memiliki sehingga ikut merawat dan menjaga keindahan lingkungan, serta menjaga keamanan di area Kota Lama,” kata Umi S Diniyah kepada wartawan usai acara dialog interaktif DPRD Semarang yang digelar di Gedung Samudra  Indonesia Jalan Perkutut, Kota Lama, Senin (17/4).

Dikatakan Umi S Diniyah, tak jauh dari radius di Kota Lama, lengkap dengan gedung-gedung tua dipadu dengan adanya sungai yang merupakan sungai legendaris di Kota Semarang. ”Kita perlu jadikan satu nuansa di Kota Lama, antara bangunan tua dengan sungai untuk kepentingan Kota Semarang,” ungkap Umi S Diniyah.

Dewan berharap agar transportasi juga diperhatikan untuk memudahkan masyarakat menjangkau kawasan Kota Lama. Pemberhentian angkutan kota, BRT dan moda transportasi lain harus ada di kawasan Kota Lama. ”Lokasinya perlu dikaji untuk memudahkan masyarakat menjangkaunya,” ujar politisi asal PAN ini.

Pihaknya juga menyoroti penataan parkir kendaraan. Dengan penataan ini diharapkan pejalan kaki bisa nyaman  di area Kota Lama sambil menyaksikan gedung-gedung kuno. ”Kita bisa mengimpikan area Kota Lama yang dihiasi dengan gedung-gedung tua seperti negara Kincir Angin Belanda,” kata politisi PAN Kota Semarang ini.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan, Kota Lama merupakan pusaka dunia dan diharapkan segera mendapat pengakuan dari Unesco sebagai warisan dunia.

”Kami terus melakukan penataan-penataan di Kota Lama ini dengan melibatkan komunitas-komunitas yang ada di Kota Semarang, pro dan kontra untuk pembangunan merupakan masukan positif untuk kemajuan pembangunan,” ucap Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita.

Menurutnya, sosialisasi area Kota Lama kepada masyarakat terus dilakukan. Beberapa waktu lalu, pemkot telah melakukan perubahan-perubahan rute kendaraan dan memasang patok-patok di pintu masuk  kawasan Kota Lama untuk menghindari kendaraan masuk ke area gedung-gedung bersejarah. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -