33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Dua Pemotor Tewas Dihantam Bus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Dua orang tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Brigjen Sudiarto Simpang Traffic Light Terminal Penggaron, depan Swalayan Giant, Senin (17/4) sekitar pukul 00.40 WIB.

Dua korban tewas mengendarai motor Suzuki Satria FU nopol H 3899 AKG, bernama Mat Salim, 40, warga Tegalarum Mranggen dan Ali Mutaqin, 29, warga Temuroso Guntur.

Keduanya tewas di lokasi kejadian dengan luka para di kepala setelah tertabrak bus Haryanto B 7080 VGA yang dikemudikan oleh Ma’al Usri Yursro, 45, warga Kabupaten Jepara. Bahkan dua korban bersama motornya terseret kurang lebih sejauh 50 meter. Bus juga baru berhenti setelah menabrak pohon dan sebuah taksi.

Bermula ketika dua korban berboncengan dari arah timur ke barat atau dari Mranggen ke arah Kota Semarang secara zig-zag. ”Sepertinya mabuk. Dari timur ke barat itu jalanya sudah ngleyang-ngleyang ke kiri ke kanan. Terus tiba-tiba sampai zebra cross barat itu berhenti,” ungkap warga sekitar yang mengaku bernama Ndori.
Seketika itu, bus PO Hariyanto dari arah barat melaju dengan kecepatan tinggi langsung menabrak korban hingga terseret kurang lebih mencapai 50 meter. Warga lain, Danang menambahkan bus yang menabrak tersebut langsung oleng ke kanan dan menabrak pohon. Bahkan, saking kencangnya laju bus tersebut juga terpental dan baru berhenti setelah menabrak mobil taksi yang parkir di lajur kanan.
”Keduanya tidak memakai helm, lampu motornya juga tidak menyala,” ujarnya.

Selain di pertigaan traffic light Terminal Penggaron, insiden kecelakaan juga terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, persisnya di depan Pengadilan Agama kelas 1A Semarang, Senin (17/4) sekitar pukul 06.00 WIB kemarin. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor dengan truk gandeng yang melaju dari arah bersamaan.

Korban diketahui bernama Maulida Safitri, 17, dan kakaknya yakni Arif Budiyono, 22, warga Banyutowo RT 10 RW 05, Kabupaten Kendal. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Maulida merupakan pelajar SMKN 4 Kendal, sementara Arif merupakan kakak dari Maulida yang rencananya magang tugas sekolah di Kota Semarang.

”Tidak ada korban jiwa dari insiden ini, namun kakak beradik ini mengalami luka serius di bagian kaki lantaran terlindas roda truk. Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tugu Semarang untuk mendapatkan perawatan intensif,” ungkap Kanit Laka Lantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito. (mha/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Simpan Data Pemilu 1955

SEMARANG — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang meresmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP), Kamis (30/3). RPP menempati sebuah ruangan di kantor KPU Kota Semarang....

Karyawan Fukoryo Keracunan Mangut

SEMARANG—Puluhan karyawan PT Fukoryo Indonesia di Kawasan Industri BSB Blok A2A No 3A Mijen, Semarang, Senin (28/8) kemarin, mengalami keracunan nasi katering jatah makan...

80 Persen Kasus Korupsi Libatkan Pengusaha

SEMARANG-Dari seluruh kasus pejabat terlibat korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sekitar 80 persennya melibatkan korporasi atau pengusaha. Dari angka itu, 50 persennya merupakan kasus...

Pantau Hasil Popnas Untuk Kejurnas

SEMARANG – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah segera membentuk skuad untuk tampil ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Senior, yang akan berlangsung di Jakarta,...

Ciptakan Robot Tari, Dikendalikan Lewat Bluetooth

Lima belas mahasiswa Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membentuk Komunitas Robotika untuk mengembangkan inovasi teknologi masa kini. Komunitas ini terbentuk atas inisiatif mahasiswa...

Warga Sembungharjo Olah Jambu Air Jadi Manisan dan Minuman

ADALAH Aulia Mahmudah, salah seorang mahasiswi KKN Universitas Semarang (USM) yang baru-baru ini  mengenalkan pengolahan jambu air menjadi manisan dan minuman sari jambu air...