33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Traveling di Sela Kerja

Another

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan waktunya untuk melakukan traveling di beberapa negara di Asia.

”Menurut saya mengeksplorasi dunia luar patut dilakukan. Kita bisa punya pengalaman dengan dunia luar  dan kebudayaan yang berbeda, sehingga bisa menambah wawasan kita,” kata wanita yang akrab disapa Mega ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengaku, jika hobi traveling-nya telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Ia memilih untuk melancong ke negara tetangga, di antaranya Malaysia, Singapura, dan Thailand.

”Semua tergantung budget sih, ini masih ngumpulin duit untuk pergi ke Brunei Darussalam. Pengin juga pergi ke destinasi wisata di Indonesia yang unik-unik, seperti Wakatobi dan Raja Ampat,” tuturnya.

Saat ini, Mega bekerja sebagai Personal Assistant General Manager di Hotel Grandhika Semarang. Sebelumnya, ia sempat bekerja di beberapa hotel mulai Hotel Ciputra Semarang hingga Hotel Premiere Inn Surabaya. ”Dulu sih iseng kerja di hotel, tapi lama-lama saya suka dengan pekerjaan ini,” ucapnya.

”Pekerjaan ini menurut saya menantang, apalagi basic pendidikan saya dulu dari bidang bahasa dan manajemen. Jadi, harus banyak belajar,” tambahnya. (den/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mobil Listrik, Kita Kian Ketinggalan

>>>> Nur Muhis May 26, 2018: Kapan mampir ke Wisconsin University KOMENTAR DISWAY: Yang di Madison? Dekat danau itu? Anda alumninya? Ngerti gitu tanya-tanya Anda dulu. Lima...

Target Bangun 310 Tower Rusun

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan menargetkan bisa membangun 310 unit tower rumah susun (rusun)...

Fans Rhoma Irama Siap Menangkan Pak Dirman

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Para penggemar Rhoma Irama yang tergabung dalam Fans of Rhoma Irama dan Soneta Grup (Forsa) Jawa Tengah bertekad memenangkan pasangan Sudirman...

Melukis Henna untuk Bantu Korban Banjir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 30 henna artist melukis tangan para pengunjung Mal Ciputra, Senin (12/3). Kegiatan bertajuk ‘Henna Art for Charity’ ini merupakan bagian...

Hotel Budget Terlalu Banyak di Semarang

SEMARANG - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah berharap pembangunan hotel budget atau di Kota Semarang dihentikan. Semakin banyaknya hotel bertarif ekonomis...

Kematian Ibu Melahirkan Capai 10 Orang

RADARSEMARANG.COM, BATANG-Kematian ibu melahirkan meninggal dunia di Kabupaten Batang masing cukup tinggi. Tercatat, tahun 2017 mencapai 16 orang dan 2018 sampai Juni sudah  10 orang....