Beranda Berita Semarang Salib Raksasa dengan 2.017 Lilin Masuk Leprid

Salib Raksasa dengan 2.017 Lilin Masuk Leprid

Others

SEMARANG — Perayaan Paskah identik dengan lilin sebagai lambang kebangkitan Yesus dari kematian. Ada yang unik di dalam Gereja Santo Ignatius Krapyak dalam perayaan Paskah, kemarin. Yakni sebuah salib raksasa setinggi 4 meter yang dihiasi dengan 2.017 lilin.

Ornamen yang tidak biasa itu pun mengundang perhatian umat, tak terkecuali Lembaga Prestasi Indonesia (Leprid). Hingga akhirnya pihak Leprid mencatat rekor salib tersebut sebagai salib terbesar.

”Butuh waktu dua minggu untuk membuat salib tersebut. Dikerjakan oleh puluhan umat secara gotong royong,” ungkap Romo Gereja Santo Ignatius Krapyak Gregorius Suprayitno.

Gregorius Suprayitno mengatakan, lilin berjumlah 2.017 itu dibawa oleh umat sendiri setiap kegiatan Misa. Lilin tersebut melambangkan untuk meninggalkan kehidupan lama menuju kehidupan baru.

”Kehidupan lama itu yang selama ini saling menjatuhkan, tidak ada kerja sama, saling melemahkan satu dengan yang lain kemudian intoleransi kehidupan di masyarakat menuju kehidupan yang baru sesuai yang diperintahkan oleh Allah,” katanya.

Sementara itu, Pendiri dan Diektur Leprid, Paulus Pangka mengatakan Romo Gereja Santo Ignatius Paroki Krapyak Gregorius Suprayitno merupakan pemrakarsa pembuatan salib raksasa yang diisi dengan 2.017 lilin. ”Kami berharap penghargaan yang diberikan kepada Romo Ignatius Paroki ini dapat menginspirasi masyarakat,” imbuhnya. (hid/zal/ce1)

Stay Connected

12,290FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here