Ganjar Ngonthel sampai Grobogan

1863
NGONTHEL 35 KM: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo gowes bersama Komunitas Pencinta Sepeda Onthel Indonesia (Kosti) saat melintas di seputar Jalan Majapahit, Semarang, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NGONTHEL 35 KM: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo gowes bersama Komunitas Pencinta Sepeda Onthel Indonesia (Kosti) saat melintas di seputar Jalan Majapahit, Semarang, kemarin. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo ditemani sang istri, Siti Atikoh ngonthel menggunakan sepeda jadul dari Jalan Pahlawan Semarang menuju Stasiun Gubug, Kabupaten Grobogan, Minggu (16/4). Mereka menggunakan baju lurik saat mengayuh sepeda onthel sejauh 35 kilometer tersebut.

Ganjar dan istri kemarin gowes bersama Komunitas Sepeda Onthel Indonesia (Kosti). Mereka juga menggunakan dresscode bernuansa lawas. Ada yang bergaya Jepang, Belanda, dan Jawa.

Atikoh yang baru kali pertama mencicipi sepeda onthel, mengaku langsung ketagihan. Meski langsung menempuh jarak jauh, Ketua Tim Penggerak PKK Jateng ini merasa sepeda onthel tidak kalah nyaman dari sepeda sport. Awalnya, dia kurang yakin sesaat sebelum melakukan start. Tapi ketika sudah jalan, Atikoh nekat menyalip suaminya yang selalu berada di barisan terdepan.

”Awalnya saya kira kurang secure. Karena biasanya pakai sepeda sport yang ada oper-operan-nya. Begitu tadi nyoba, lha kok enak banget. Kan posisi duduknya tegak. Terus ukurannya pas banget dengan saya,” katanya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo yang mengayuh sepeda buatan 1928 berpendapat, nuansa kuno yang dihadirkan Kosti menunjukkan rasa cinta komunitas pada Indonesia. Di samping itu, menjadi salah satu cara untuk membangun kerukunan. ”Ini adalah spirit bagaimana kita mencintai bangsa dan negara. Salah satunya ditunjukkan dari baju tradisionalnya. Saya senang, teman-teman gowes bisa rukun. Selalu guyub dan rukun untuk Jateng dan Indonesia,” jelasnya.

Salah satu anggota Kosti, Tony Setiawan menambahkan kegiatan bersepeda sebenarnya sudah rutin digelar. Tapi kali ini terasa lebih istimewa. Sebab, Gubernur Ganjar Pranowo dan istri berkenan bergabung mengikuti aktivitas mereka. Dia pun kagum dengan kekuatan Gubernur Jateng dan istri dalam mengayuh sepeda. Pasalnya, sepeda onthel yang dikayuh cukup berat, tidak seperti sepeda sport. (amh/ric/ce1)