32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Massa Tolak Rencana Pendirian FPI

SALATIGA – Sejumlah massa dari beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Salatiga menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polres Salatiga, Sabtu (15/4) pagi. Mereka menyuarakan penolakan atas kabar adanya rencana pembentukan pengurus Front Pembela Islam (FPI) di Kota Salatiga.

Gabungan ormas di Kota Salatiga yang ikut dalam aksi ini terdiri antara lain Banser NU, Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), LSM Merah Putih dan perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Salatiga. Pendemo  membawa poster dan spanduk yang berisi sikap penolakan mereka terhadap kehadiran FPI di Salatiga. Mereka menyatakan siap mempertahankan NKRI dan menolak upaya yang menjurus ke SARA karena dikhawatirkan bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka berpendapat bahwa kota Salatiga adalah kota yang penuh dengan toleransi dan harus terus dijaga.

“Kami semua perwakilan ormas di Salatiga menolak rencana pendirian dan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) Salatiga. Sebab, Kota Salatiga adalah kota toleransi yang saling menghargai dan menghormati semuanya. Jangan sampai terjadi intoleransi di Kota Salatiga ini,” tandas Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Joko Tirtono di halaman Mapolres Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto menegaskan pihaknya mendukung gerakan masyarakat yang menolak kegiatan yang berkaitan dengan SARA. “Kami mendukung gerakan menolak aksi SARA. NKRI adalah harga mati yang harus dipertahankan oleh semua komponen bangsa,” tandas Happy di hadapan massa pendemo. (sas/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here