33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

PSIS Diuntungkan Perubahan Jadwal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 2, akhirnya mengubah draft jadwal kompetisi kasta kedua yang telah beredar beberapa waktu lalu.

Di Grup 4, jika sebelumnya tim-tim kontestan termasuk PSIS Semarang juga melakoni laga tengah pekan yaitu hari Selasa, Rabu dan Kamis, di jadwal terbaru PT LIB seluruh laga babak penyisihan Grup digelar akhir pekan yaitu hari Sabtu dan Minggu.

Perubahan tersebut tentunya cukup menguntungkan bagi tim PSIS Semarang, mengingat sebelumnya manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar melayangkan protes terkait jadwal laga tengah pekan tersebut.

“Tentunya kami bersukur, akhirnya ada perubahan jadwal. Sebab, kalau pertandingan di hari kerja, pasti jumlah penonton menurun drastis. Sedangkan di satu sisi, kami sangat membutuhkan pemasukan finansial melalui penjualan tiket. Dan saya kira, tidak hanya PSIS yang keberatan, hampir semua tim sama sama keberatan,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Selain perubahan hari, PT LIB akhirnya mengubah jadwal siaran langsung televisi. Jika semula dari total 14 laga PSIS, 9 di antaranya bakal disiarkan langsung di televisi, maka jadwal terbaru di Grup 4 tidak ada laga yang disiarkan langsung.

Siaran langsung terbanyak ada di Grup 3 dan 5. Di Grup 3 dihuni oleh PSS Sleman total terdapat delapan laga yang disiarkan langsung. Sedangkan Grup 5 yang salah satu kontestannya adalah Persebaya, total ada sembilan laga yang disiarkan televisi.

“Siaran televisi di satu sisi cukup menguntungkan karena kualitas pemain jadi terpantau secara Nasional. Selain itu, bisa menarik minat sponsor. Namun kami memang cukup keberatan, karena kalau di Semarang penonton lebih memilih menyaksikan pertandingan di televisi daripada menonton langsung di Stadion, jika ada siaran langsung,” sambung Liluk.

Dalam jadwal terbaru, tercatat hanya hari pertandingan yang mengalami perubahan. Pada putaran pertama tim Mahesa Jenar akan melakoni empat laga kandang dan tiga laga tandang. Kemudian di putaran kedua Johan Yoga dkk akan melakoni tiga laga kandang dan empat tandang.

Terpisah, Head Coach PSIS, Subangkit mengaku perubahan jadwal laga tim Mahesa Jenar itu tidak terlalu berpengaruh terhadap persiapan akhir, menjelang kompetisi yang kini tengah dilakoni oleh timnya.

“Laga perdana juga tidak ada perubahan. Kami akan melakoni laga tandang lawan Persipur 22 April. Secara keseluruhan tidak ada masalah, jadwal cukup normal. Kami main seminggu sekali yang tentunya, masa recovery pemain sudah cukup,” bebernya. (bas/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

SMP N 17 Terima 52 Penghargaan Internasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pameran kartun internasional bertajuk World Book Day Cartoon Exhibition 2018 bekerjasama dengan Gold Pencil dan Union of World Cartoonists (UWC) di...

Ingin Jangkau 36 Ribu Naker

MAGELANG--Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Cabang Magelang menargetkan 36.539 tenaga kerja (naker) di Magelang terdaftar menjadi peserta pada 2017. Hingga saat ini, pihaknya...

Tim Gabungan Tertibkan Pelaku Balap Liar

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ratusan warga yang tengah melakukan balap liar di Jalan Raya Ambo Kembang-Pekajangan, Kedungwuni, kocar-kacir saat petugas Polres dan Denpom 710 Pekalongan,...

Anggota Panwas Diasuransikan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Anggota Panwaskab Demak dalam bertugas melakukan pengawasan pemilu diasuransikan.Terkait hal ini, Panwas Demak telah menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan setempat. Ketua Panwaskab Demak,...

Parodi Ande-Ande Lumut Ramaikan Resepsi Kartini

DEMAK-Resepsi peringatan Hari Kartini ke-138 tingkat Kabupaten Demak di pendopo berlangsung meriah. Kegiatan yang dihadiri Bupati HM Natsir dan Ketua PKK Suntari Natsir ini...

Tak Ada Tempat Untuk Bonek

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang dipastikan tidak akan memberikan kuota tiket untuk pendukung Persebaya Surabaya dalam Liga 1 Indonesia Matchday ke-17...