33 C
Semarang
Kamis, 29 Oktober 2020

UM Magelang Targetkan Rp 15 M Hibah Dikti

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

MUNGKID — Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang melakukan kegiatan peningkatan kapasitas dosen dalam penyusunan proposal dana hibah penelitian dan pengabdian hibah ristek Dikti.

Diharapkan dengan meningkatkan kualitas proposal yang diajukan makin banyak kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan. Ketua LP3M UM Magelang Dr Heni Setyowati ER, MKes mengatakan, kegiatan tersebut juga untuk mendukung klaster penelitian utama UM Magelang untuk memperoleh dana maksimal Rp 15 miliar pada 2018.

Proposal yang disusun, kata Heni, harus sesuai rencana induk pengembangan (RIP) UM Magelang baik di bidang penelitian maupun pengabdian. “Sebanyak 150 dosen UM Magelang mengikuti kegiatan yang dibuka oleh rektor itu,” ujar Heni.

Empat pemateri dihadirkan dalam acara yang digelar di kampus II UM Magelang Mertoyudan itu. Mereka berasal dari Bappeda Kota dan Kabupaten Magelang serta reviewer dari Kemenristek Dikti Drs Bowo Adrianto.

Sekretaris Bappeda Kota Magelang mengatakan tentang isu-isu strategis Kota Magelang. Antara lain beberapa wilayah potensial untuk kegiatan penelitian seperti di kawasan Gunung Tidar dan Mantiyasih. “Kota Magelang sebagai kota jasa yang cerdas dan religius memiliki potensi untuk dikembangkan dalam suatu penelitian,” ujarnya.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Magelang Cahya Edi Pranama mengatakan adapun isu-isu strategis di Kabupaten Magelang yang memiliki potensi di bidang pertanian, industri kecil, dan pariwisata sangat memungkinkan untuk kegiatan pengabdian. Mengingat masih banyak desa miskin di Kabupaten Magelang yang memiliki 21 kecamatan dan 367 desa.

Masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Magelang, lanjut Edi, mendorong Pemda untuk mengadakan program PEPAK. Yakni Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan.

Diakui Edi, beberapa program memang tidak dapat dijalankan secara masksimal, antara lain cakupan binaan kelompok perajin. Hal tersebut menjadi peluang bagi perguruan tinggi melakukan penelitian dan pengabdian di beberapa wilayah di Kabupaten Magelang.

Dr Suparni Setyowati Rahayu,MSi, reviewer Kemenristek Dikti menegaskan bahwa tugas utama dosen adalah melakukan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang tertuang dalam tri dharma perguruan tinggi. Data yang disampaikan oleh Bapedda Kota dan Kabupaten Magelang dapat dijadikan bahan penelitian dan pengabdian bagi para dosen UM Magelang.

Prof Akhmad Fauzy, PhD yang menjadi pemateri keempat sekaligus reviewer menyampaikan tentang penyusunan proposal penelitian. Selanjutnya para peserta mendapatkan klinik pembuatan proposal penelitian dan pengabdian dari para reviewer. (vie/sct/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...