33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Beradu Masak Daging Sapi Australia

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Sepuluh juru masak alias chef dari hotel dan restoran ternama yang ada di Semarang, beradu gengsi. Mereka mengikuti Cooking Competition yang digelar Meet Lamb Australia (MLA) di Star Hotel, kemarin.

Dalam kompetisi tersebut, para chef ini diharuskan mengolah hingga menyajikan menu dengan bahan dasar daging sapi dalam waktu sekitar 30 menit. Selain rasa, proses memasak, pengolahan dan penyajian menjadi beberapa kriteria penilian oleh chef asal Australia, David Crow dengan pengalaman internasionalnya.

”Perlombaan ini akan dinilai paling utama tentunya rasa, pengolahan daging hingga penyajian. Memasak daging sapi harus mengetahui karakteristik daging yang dimasak,” kata salah satu juri sekaligus perwakilan Marketing MLA, Isye Irini.

Menurutnya, pengetahuan cara memasak dan mengolah daging sapi bukanlah mudah. Jika salah dalam memasak, kandungan protein dan vitamin yang ada dalam daging sapi akan hilang. ”Khususnya daging sapi asal Australia yang memang diproduksi untuk keperluan hotel berbintang dan restoran ternama yang menyediakan olahan daging sapi impor,” jelasnya.

Sementara itu, David Crow mengatakan bahwa masih banyak chef yang kurang paham tentang daging. Mulai dari proses pemotongan, memasak, hingga penyajian, masih belum sesuai standar. ”Hasilnya cukup memuaskan, namun masih banyak chef yang belum mengetahui cara memilih daging yang baik. Bahkan, proses pemotongan, pemasakan hingga penyajian, banyak yang salah,” ujarnya.

Karena itu, katanya, perlu adanya edukasi tentang daging sapi, baik dalam pemilihan daging yang baik, pemasakan dan penyajian agar kualitas daging tidak menurun saat disajikan. ”Ke depan akan ada seminar tentang daging sapi untuk para chef. Tujuannya agar mereka bisa belajar memasak daging sapi yang baik dan benar,” jelasnya. (den/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PSIS v PPSM Catat Penonton Terbanyak

SEMARANG - Ada yang berbeda di laga lanjutan Liga 2 ketika tim PSIS menjamu PPSM Magelang di Stadion Jatidiri Semarang Kamis (18/5) malam. Laga...

Konsep Rustic Bergaya Klasik  Jadi Daya Tarik

SEMARANG – Persaingan bisnis perhotelan di Kota Semarang kian ketat. Namun hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen All Stay hotel untuk terus berinovasi...

Tol Darurat Kembali Makan Korban

BATANG-Akibat lelah dan mengantuk, kendaraan pemudik Daihatsu Luxio mengalami kecelakaan di KM 366 wilayah Desa Candiareng Warungasem Batang, Jumat (23/6) kemarin. Namun penumpang dipastikan...

Pemda Akan Bangun Pabrik Teh Paninggaran

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan akan membangun pabrik pengolah teh, kopi dan kakao di Kecamatan Paninggaran pada tahun 2018 ini. Pembangunan tersebut...

Tak Tahan Sakit, Nenek Masuk Sumur

BATANG - Diduga karena putus asa sakit tulang yang dideritanya selama dua tahun tidak sembuh-sembuh, Mbah Djuwariyah, 62, nekat masuk sumur sedalam 26 meter...

Peserta KB Naik 170 Persen, Aktif 65 Persen

DEMAK-Peserta keluarga berencana (KB) baru di wilayah Jateng tercatat telah meningkat 170 persen. Meski demikian, yang menjadi peserta KB aktif hanya sekitar 65 persen....