32 C
Semarang
Rabu, 23 Juni 2021

Penderita Kanker Serviks Sering Datang Terlambat

SALATIGA – Tim Penggerak PKK Kota Salatiga bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga menggelar pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) secara gratis di klinik Aura Medika, Komplek Ruko Pancasila, Kamis (13/4). Kegiatan ini digelar untuk menyambut peringatan Hari Kartini.

Ketua TP PKK Kota Salatiga Puji Astuti berharap seluruh hasil pemeriksaan negatif. Sebab jika hasil pemeriksaan positif maka harus ditindak lanjuti dengan pengobatan lanjutan. “Tentunya biayanya tidak murah,” katanya.

Pada acara tersebut juga dilakukan paparan seputar penyakit kanker leher rahim (serviks) dan pencegahannya oleh Ketua Pokja 4 PKK Salatiga, Kartini. Dalam paparannya disebutkan, saat ini, menurut WHO, di dunia setiap tahunnya 490.000 perempuan didiagnosa menderita kanker leher rahim, dan 240.000 di antaranya meninggal dunia. Di Indonesia 70 persen penderitanya selalu datang dalam keadaan sudah memasuki stadium lanjut.

“Mengingat rahim letaknya menggantung maka seringkali tidak terdeteksi, sehingga pasien ketika datang ke klinik atau RS selalu sudah dalam keadaan stadium 2 atau 3,” papar Kartini.

Oleh karena itu, pemeriksaan dini seperti IVA ini dapat mencegah terjadinya keterlambatan dekteksi kanker tersebut. Selain itu prosesnya juga cukup sederhana, hanya dengan mengoleskan asam asetat akan dapat langsung terdeteksi tanpa harus menunggu lama seperti pap smear.

Di Salatiga, pemeriksaan IVA di seluruh puskesmas baru bisa dilaksanakan pada 2018 mendatang. Tahun ini, masih belum dapat dilaksanakan baru ada 2 dokter di Salatiga yang dapat melaksanakan tes IVA. (sas/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here