33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Pemberdayaan Masyarakat Lewat Potensi Desa di Temanggung

Kledung Kawasan Agrowisata, Ngadirejo Purbakala

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berusaha pengembangkan sejumlah desa. Potensi lokal menjadi bidikan.

SEPERTI di Desa Tlahab Kecamatan Kledung  yang selama ini dikenal  sebagai desa penghasil tembakau dan sayuran. Sejak beberapa tahun terakhir, Tlahab juga semakin dikenal luas karena keindahan alam di Posong. Agrowisata jadi andalan desa ini.

Tak hanya itu, belakangan ini Tlahab juga dikenal sebagai desa penghasil kopi arabica. “Tanaman kopi di desa ini dibudidayakan secara tumpang sari, baik dengan berbagai sayuran maupun tanaman tembakau,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Temanggung Agus Sarwono di sela menerima kunjungan Bagian Humas dan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama sejumlah wartawan di Kedai Kopi Posong lereng Gunung Sindoro, Kamis (13/4).

Agus menjelaskan, di Desa Tlahap terdapat objek wisata alam Posong yang dikelola oleh masyarakat. Wisatawan sudah banyak berkunjung ke Posong untuk menyaksikan keindahan matahari terbit. Menurutnya, Tlahab merupakan salah satu desa di Kecamatan Kledung yang memiliki potensi untuk pengembangan agrowisata tersebut.

“Karena banyak potensi yang terdapat di wilayah Kecamatan Kledung. Maka, Kecamatan Kledung  dijadikan kawasan pengembangan agrowisata di Kabupaten Temanggung,” ucapnya.

Agus melanjutkan, dalam pengembangan perdesaan, pihaknya juga menjadikan Kecamatan Ngadirejo sebagai kawasan purbakala. Keberadaan Situs Liangan menjadi daya tarik wisata dan pendidikan. Sementara Kecamatan Pringsurat menjadi kawasan pertanian terpadu.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tlahab Tuhar mengatakan, tanaman kopi mulai dikembangkan pada 2000. Waktu itu warga hanya spekulasi, karena setahu mereka, tanaman kopi hanya tumbuh di dataran rendah. “Ternyata tanaman kopi arabica cocok dibudidayakan di ketinggian 800-1.500 meter di atas permukaan laut sehingga bisa tumbuh baik di Kledung,” katanya.

Tuhar membeber, kopi Kledung mulai booming  sejak 2014, setelah dirinya mengikuti kontes kopi nasional di Jakarta. Saat itu ia meraih juara tiga. “Sejak itu, kami selalu mendapatkan kunjungan dari sejumlah instansi dari beberapa daerah untuk belajar tentang kopi di sini,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Sleman, Sri Winarti mengatakan rombongan dari Sleman ingin belajar tentang potensi yang ada di Kledung yang kemungkinan bisa dikembangkan di Sleman. “Minum kopi di tengah kebun kopi dengan udara yang sejuk ini sangat menarik bagi wisatawan,” ungkapnya. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

299 Minimarket Tak Berizin

”Saya berharap sesegera mungkin toko modern yang tidak berizin ditertibkan. Kalau bisa di-police line.” Supriyadi Ketua DPRD Kota Semarang SEMARANG - Maraknya minimarket ilegal di Kota Semarang...

Parpol Wajib Isi Data Sipol

UNGARAN – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak mendatang, seluruh partai politik (Parpol) wajib untuk mengisi data di sistem informasi parpol (Sipol). Hal itu dikatakan oleh...

Pak Haji Masih Bertaji

M RIDWAN benar-benar jadi pembeda. Meski usianya akan menginjak 37 tahun bulan Juli nanti, pesona pemain bergelar haji ini tidak luntur. Bahkan, skill pemain...

Hoax, Kecelakaan Lawas Dibuat Seolah Baru

JawaPos.com - Sebuah video kecelakaan viral di media sosial (medsos). Video tersebut menggambarkan dua pelajar sedang mengendarai sepeda motor. Mereka mendahului bus melalui lajur...

Diterjang Banjir, Jembatan Antardusun Ambrol

TEMANGGUNG—Berbagai bencana alam menimpa wilayah eks Karesidenan Kedu sejak Minggu (19/2) lalu. Mulai dari longsor, banjir hingga angin puting beliung. Di Desa Batur Kecamatan Kaloran...

Internet Sehat Tangkal Radikalisme

SEMARANG – Perkembangan teknologi telah memudahkan kegiatan berkirim pesan, termasuk dalam membagikan ide-ide radikalisme. Untuk menghindari arus radikalisme dan terorisme, diperlukan peran aktif generasi...