Libatkan Tukang Becak Kelola Kota Lama

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang bakal melibatkan para tukang becak untuk turut berperan mengelola Kota Lama. Para tukang becak akan dilengkapi becak-becak berhias lukisan mural sebagai transportasi ramah lingkungan.

Becak-becak tersebut dikonsep khusus sebagai alat transportasi bagi wisatawan untuk berkeliling di kawasan Kota Lama. Pangkalan becak wisata ini akan ditempatkan di sejumlah kantong parkir. ”Ini sebagai salah satu konsep bagaimana menghidupkan roda kehidupan di Kota Lama, sebagaimana prasyarat yang diminta Unesco,” kata Ketua BPK2L Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, kemarin.

Selain menjadi transportasi ramah lingkungan, keberadaan becak-becak tersebut nantinya diharpakan mampu menciptakan peluang kerja bagi warga sekitar yang membutuhkan.

”Jadi, tidak hanya terkait mengelola gedung bersejarah masa lampau saja, tapi juga bagaimana agar ada perputaran kehidupan dan memiliki aspek produktif bagi masyarakat sekitar,” terangnya.

Sesuai rencana, kata Hevearita, becak wisata tersebut akan mulai dioperasikan saat perayaan HUT Kota Semarang ke-470 pada Mei mendatang. ”Sebelumnya, nanti akan dilakukan sosialisasi berupa lomba melukis mural becak wisata,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengatur batas tonase kendaraan yang melintas di kawasan Kota Lama. Beberapa ruas jalan secara bertahap telah steril dari kendaraan. Nantinya juga akan dilanjutkan dengan dilakukan rekayasa lalu lintas. ”Becak wisata akan kami launching setelah semua tahapan itu berjalan,” katanya.

Ke depan, lanjut Ita sapaan Hevearita, konsep living heritage benar-benar diwujudkan hingga aktivitas produktif di kawasan Kota Lama berjalan secara mandiri. Sehingga aktivitas tersebut mampu menggerakkan roda ekonomi di Kota Semarang. ”Termasuk pengelolaan gedung-gedung kuno. Para pemilik gedung akan kami kumpulkan untuk diberikan sosialisasi pemanfaatannya. Misalnya untuk kafe, toko, home stay, dan seterusnya. Harapannya, aktivitas-aktivitas di Kota Lama benar-benar digerakkan oleh masyarakat,” harapnya.

Termasuk becak wisata, para wisatawan nantinya bisa memanfaatkan untuk berkeliling ke gedung-gedung Kota Lama seperti Monod Huis yang berfungsi sebagai sentra worksop batik, Art Gallery, Oudetrap, UKM Centre, Taman Srigunting, Gereja Blenduk, Taman Garuda, Polder Tawang, dan lain-lain. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -