28 C
Semarang
Sabtu, 12 Juni 2021

Ajak Bangun Persaudaraan, demi Keutuhan Bangsa

 

SEMARANG – Perayaan Kamis Putih umat Katolik menjelang Paskah di Gereja Katedral Semarang, Kamis malam (13/4) kemarin, berlangsung khidmat. Ribuan umat Katolik menjalankan Misa dalam dua sesi yakni pukul 18.00 dan 21.00.

Romo Alloysius Hantara dalam khotbahnya menyampaikan kepada umat bahwa

solidaritas itu penting untuk saling mengasihi antar sesama manusia. Solidaritas antar sesama perlu diberikan sekecil apa pun bentuknya. ”Solidaritas sejimpit gula. Ya, mengasihi sesama dengan solidaritas, yang diawali hanya dengan sejimpit gula,” katanya.

Ia menambahkan, betapa pentingnya persaudaraan untuk keutuhan bangsa. Persaudaraan antarumat dengan saling memberi. ”Kemudian kita berpikir, apakah aku, apakah kita sudah sungguh-sungguh memberi dengan sikap kerendahan hati,” lanjutnya.

Dalam Misa, juga dilakukan kegiatan membasuh kaki para peraga rasul yang menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagai perwujudan cinta kasih seperti yang dilakukan Yesus Kristus.

Sementara itu, aparat kepolisian menurunkan sebanyak 573 personel gabungan dari Polrestabes Semarang dan Polsek selama perayaan Paskah 2017 ini. Pengamanan empat gereja, menjadi perhatian serius. ”Persiapan pengamanan sudah dilakukan. Empat gereja yang menjadi perhatian adalah Gereja Katedral, Admodirono, Gedangan dan Gereja Injil Kerajaan Marina,” kata Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (13/4) kemarin.

Sedangkan dalam pantauan Jawa Pos Radar Semarang, petugas Polrestabes Semarang juga melakukan pengamanan dan sterilisasi di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Katedral Semarang Selatan, Jalan dr Soetomo, Kamis (13/4) kemarin, pukul 12.00. dalam penyisiran tersebut, menurunkan seekor anjing pelacak dari Unit K9 Satuan Sabhara Polrestabes Semarang untuk mengendus benda-benda mencurigakan. Sambil dipandu petugas, anjing pelacak bernama Popi tersebut berkeliling gereja selama 60 menit. Bersyukur, tidak ditemukan benda ataupun barang yang mencurigakan di lokasi.

Pejabat Sementara Kasubnit Satwa Polrestabes Semarang, Aiptu Iswanto mengatakan, anjing yang diturunkan tersebut sangat andal dalam melacak benda mencurigakan, terutama jenis bahan peledak. Bahkan, persiapan pengamanan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji. ”Pak Kapolrestabesbes langsung mengintruksikan seterilisasi gereja. Tujuannya untuk mengantisipasi aksi teror yang belakangan ini marak,” ungkapnya di lokasi penyisiran Gereja Katerdral.

Dengan adanya sterilisasi, dia berharap, jemaat Gereja Katedral bisa melakukan melakukan ibadah dengan nyaman dan khidmat mulai Kamis (13/4) petang, hingga Minggu (16/4) besok. ”Meski empat gereja mendapatkan prioritas, namun seluruh tempat ibadah mendapat pengamanan agar Umat Kristiani bisa khidmat selama Paskah. Kami berharap situasi Semarang tetap kondusif hingga berakhirnya rangkaian Paskah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Paskah 2017, Antonius Budi Siswanto menjelaskan bahwa jemaat yang menghadiri kegiatan Kamis Putih menjelang Paskah sekitar 7.000 orang. ”Tim keamanan dari kepolisian bertugas di luar dan dalam gereja. Kami mencoba menyatukan konsep dengan tema keberagaman dengan pesan peradaban kasih,” ungkapnya.

Meski begitu, pihak gereja juga membentuk keamanan internal dalam membantu kepolisian dalam pengamanan. Selain itu, Antonius juga mengimbau kepada para jemaat supaya membawa barang seminimal mungkin. ”Kami juga mengucapkan terima kasih atas pengamanan yang dilakukan oleh kepolisian. Sehingga bisa memberikan rasa aman dan nyaman saat beribadah,” katanya.

Perayaan Paskah di Gereja Katedral berlangsung mulai Kamis (13/4) hingga Minggu (16/4). Setiap harinya akan ada dua kali ibadah, yaitu pukul 18.00 dan pukul 21.00. (mg30/mha/ida/ce1)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here