32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Sebelum Ibadah, Gereja Disterilkan

MAGELANG-Aparat kepolisian memperketat pengamanan gereja jelang ibadah Kamis Putih dan Jumat Agung yang menjadi satu rangkaian dari perayaan Paskah 2017. Apalagi Kamis (13/4), jemaah Gereja Santo Yusuf Ambarawa, Kabupaten Semarang digegerkan dengan adanya ledakan yang diduga petasan atau bom molotov di depan pintu gerbang jelang ibadah Kamis Putih.

Aparat Polres Magelang Kota juga melakukan pengamanan ekstra di gereja-gereja. Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas AKP Esti Wardiani, mengatakan, pihak kepolisian telah menerjunkan anggotanya untuk berjaga di seluruh gereja-gereja di Kota Magelang. “Langkah ini sebagai antisipasi dan tugas kami sebagai pelayan masyarakat untuk menjaga keamanan. Harapannya, umat Kristiani bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk. Mulai Jumat, kami sudah menempatkan anggota hingga Minggu pas perayaan Paskah,” tandas Esti.

Polisi yang bertugas mengenakan seragam lengkap dengan senjata laras panjang. Untuk gereja dengan jemaah besar, akan dijaga 8 personel polisi. Sementara gereja kecil dijaga 4 personel. Selain itu juga ada pengamanan tertutup dan patroli.

Sebelum pelaksanaan ibadah, bagian dalam gereja juga disterilkan. Setiap sudut gereja diperiksa dengan detektor logam untuk memastikan tidak ada benda-benda berbahaya yang disusupkan pihak tidak bertanggungjawab.

Menurut Esti, sejumlah gereja yang menjadi konsentrasi pengamanan antara lain Gereja Katolik Santo Ignatius, Gereja Pantekosta, Gereja GPIB, GKJ Magelang, dan GKJ Plengkung.

Kewaspadaan juga ditunjukkan aparat kepolisian di wilayah Polres Kebumen. Di antaranya dengan mengintensifkan patroli ke gereja-gereja yang akan menggelar ibadah Paskah.

Seperti yang dilakukan Kapolsek Adimulyo AKP Yohanes Hari Pracoyo yang menyambangi sejumlah gereja. Salah satunya di Gereja Kerasulan Baru di Desa Sekarteja Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen.

Menurutnya, patroli ini dilakukan guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan sekaligus memberikan rasa nyaman bagi umat Kristiani menjelang ataupun saat pelaksanaan perayaan Paskah. “Dengan mengunjungi gereja secara langsung dan intensif selama patroli diharapkan situasi di tempat ibadah tersebut tetap aman dan tidak terjadi gangguan kamtibmas hingga pelaksanaan perayaannya nanti,” kata Yohanes. (cr3/jpg/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here