26 C
Semarang
Senin, 7 Juni 2021

Korupsi, Petinggi BPR BKK Ditahan

PEKALONGAN – Kejasaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan menahan dua pelaku kasus korupsi di Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (PD BPR BKK) Pekalongan Barat,  Kamis (13/4).

Kedua pelaku adalah Agus Dosomulyono sebagai Direktur dan Diaz Hanumko Sambada, Kasub Perkreditan (yang rumornya sekarang sudah menjadi PNS di Kabupaten Batang). Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka langsung dijebloskan ke LP Kedungapane Semarang, hingga proses sidang mendatang.

Kasi Intel Kepala Kejari Kota Pekalongan Mahatma Sentanu menjelaskan, kasus korupsi di PD BKK BPR tersebut, diketahui terjadi pada 6 tahun silam, atau pada periode tahun 2011.

Namun kasus baru terendus pada 2016 lalu. Dan pada akhir tahun 2016 dilakukan penyidikan, yang membuktikan kedua pelaku benar telah melakukan pelanggaran hukum. Sehingga pada Kamis, langsung ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Keduanya melakukan korupsi dengan modus mengajukan kredit para nasabah. Namun sebenarnya dokumen tersebut fiktif, alias tidak ada sesuai dengan yang standardisasi,” jelas Kajari.

Pengelola dalam hal ini Kabag Perkreditan tidak meneliti secara sesama pengajuan kredit secara kolektif. Yang saat itu dilakukan Sardjanto. Namun pejabat yang bersangkutan tidak teliti dan lalai dalam pemeriksaan berkas. Sehingga terjadilah kredit macet.

“Atas perbuatannya tersebut, negara dalam hal ini Pemerintah Kota Pekalongan sebagai pemilik kekayaan dari PD BPR BKK Pekalongan Barat mengalami kerugian hingga Rp 355.900.000,” terangnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku tersebut dijerat Pasal 2 ayat 1 jo (junto) pasal 18 uu th 1999. Sebagaimana telah diubah dengan UU  no 20 th 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Yang mana dengan ancaman hukuman 4 keatas. (han/ric)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here