32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Stok Daging Sapi Dinyatakan Aman

SEMARANG – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan stok daging sapi untuk kebutuhan menjelang Ramadan, dalam kondisi aman. Salah satu strategi untuk mencukupi persediaan daging sapi di Kota Semarang di antaranya melalui program inseminasi sapi wajib bunting dengan melibatkan sejumlah kelompok peternak sapi.

”Kebutuhan daging sapi di Kota Semarang akan tercukupi dengan adanya program inseminasi sapi wajib bunting,” kata Hevearita saat mendampingi kunjungan dari Kementerian Perdagangan di Pasar Pedurungan, belum lama ini.

Dia berharap ke depan Kota Semarang tidak perlu lagi mengimpor daging sapi. Maka pihaknya mendorong agar para peternak untuk mengembangkan program sapi induk wajib bunting. ”Kami juga menghibahkan sebanyak 24 ekor sapi indukan betina dan beberapa sapi indukan bantuan dari provinsi dan Kementerian Pertanian. Ditargetkan, ada 1.500 sapi se-Kota Semarang wajib bunting di 2017. Harapannya tahun ini ada 1.300 sapi lahir,” katanya. Dalam tinjauan tersebut juga dilakukan pengecekan harga terhadap 13 bahan pokok dan dinyatakan stabil.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Kementerian Perdagangan, Arlinda mengatakan, 13 bahan pokok tersebut dalam kondisi stabil. ”Ini sebagai upaya stabilisasi agar tidak terjadi lonjakan harga seperti menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun lalu,” kata Arlinda.

Dikatakannya, Kemendag memiliki program agar pejabat Eselon I diberikan tanggung jawab untuk turun tangan dan terlibat menjaga stabilisasi harga. Ke-13 bahan pokok itu yakni beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging kerbau, daging ayam, telur ayam, tepung terigu, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, dan kedelai. ”Kami juga ada kesepakatan harga dengan pedagang. Misalnya harga gula pasir merek apa saja harganya tak lebih dari Rp 12.500. Minyak goreng kemasan sederhana Rp 11 ribu, daging beku impor India tidak boleh sampai Rp 80 ribu per kilo gram,” katanya. (amu/ric/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here