33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Persitema Runner Up, PSIW Terpuruk

PSIW Kalah 0-1 dari Persitema

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO – Tim sepak bola remaja kebanggaan Wonosobo, PSIW U17 kembali menelan kekalahan dalam laga kandang menjamu Persitema Temanggung U17. Bermain di Stadion Kolodete Kalianget, PSIW harus mengakui keunggulan Persitema dengan skor 0-1.

Laga lanjutan penyisihan grup C Liga Soeratin 2017 yang dipimpin wasit Dalail dari Batang ini berlangsung cukup seru. Pada pertandingan awal, tempo permainan kedua tim berlangsung cepat. Kedua kesebelasan saling melakukan serangan.

Namun pada menit ke 41 babak pertama, kondisi pertahanan PSIW rapuh. Pemain Persitema Ananda Kurnia mampu melesatkan bola dan membobol gawang PSIW. Skor 0-1 untuk tim tamu.

Usai turun minum, PSIW berusaha memperkokoh pertahanan sekaligus mendominasi serangan ke gawang Persitema. Berbagai upaya dilakukan melalui semua lini untuk membobol pertahanan Persitema.  Sejumlah peluang tercipta. Seperti penyerang PSIW Goris yang telah melewati penjaga gawang Persitema, tak mampu mencetak gol karena keburu direbut pemain belakang lawan.

Pada menit 65, wasit Dalail mengeluarkan kartu kuning kedua dan disusul kartu merah kepada pemain Persitema Bagus Mahasesa. Meski Persitema bermain dengan 10 pemain, tapi PSIW tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Sejumlah peluang tak mampu dieksekusi menjadi gol. Hingga peluit akhir berbunyi, kedudukan tetap 0-1.

Kondisi ini membuat PSIW terpuruk di dasar klasemen sementara tanpa meraih poin dari 5 kali pertandingan. Sementara Persitema berada di posisi runner up klasemen dengan 12 poin hasil 4 kali menang dan sekali kalah. Puncak klasemen sementara dikuasai PSCS Cilacap yang kemarin menang 1-0 melawan Persibangga.

Pelatih PSIW Muhaimin Hikmatiar mengakui pertahanan Persitema cukup baik. Dengan formasi permainan 4-4-2 yang diterapkan, anak asuhnya belum mampu membobol gawang Persitema. “Namun saya mengaku bangga, meski kalah kualitas permainan anak-anak kami ada peningkatan,” katanya.

Dengan kekalahan kemarin, Muhaimin mengakui bahwa peluang PSIW untuk lolos ke babak selanjutnya sudah tertutup. Meski demikian, ia memastikan akan tetap berjuang meraih kemenangan menghadapi 3 laga sisa. Yakni laga tandang melawan Persibangga Purbalingga dan PSCS Cilacap serta laga kandang melawan Persibas Banyumas.  “Kami tidak boleh drop, meski dari skema apapun persiapan yang kami miliki rendah. Namun kami memiliki semangat, saat ini kami sedang mencoba bangkit,” katanya.

Situasi yang dialami PSIW memang cukup terpuruk, karena persiapan yang pendek menghadapi Liga Soeratin 2017. Modal yang dimiliki hanya semangat, apalagi dukungan Pemerintah Kabupaten sangat rendah. Bahkan dukungan dana dari dari Pemkab Wonosobo hanya Rp 50 juta untuk setahun dan hingga saat ini belum cair. Menurut perhitungan manajemen PSIW, untuk bertanding dalam 5 laga sudah menghabisakan anggaran lebih dari Rp 100 juta

Dalam pertandingan kemarin juga diwarnai aksi “protes” dari suporter. Mereka meminta bupati Wonosobo agar peduli dengan sepakbola. Suporter Laskar Kolodete di tribun timur membentangkan spanduk bertuliskan : Pak Bupati, Kami Butuh Stadion. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wika Salim Meriahkan LCV Party

SALATIGA - sekitar 200 tamu undangan memenuhi gedung serbaguna Kampoeng Kopi Banaran mengikuti even LCV Party 2017 dengan tema "3 Jagoan Bisnis', Selasa (15/8)....

Aliran Dana Kenaikan PNBP Dipertanyakan

SEMARANG - Hari pertama pemberlakuan kenaikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) pengurusan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda...

PPK Terintegrasi dalam Kelas PKN

RADARSEMARANG.COM - GERAKAN pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga...

Masuk Rumah Penuh Asap, Hanya Bisa Selamatkan KK

CERITA-cerita pilu membekas dari para korban kebakaran di Margorukun pada Rabu (10/7). Mulai harta benda yang hangus hingga ludesnya tabungan yang dikumpulkan bertahun-tahun. Namun,...

Perbanyak Tadarus, Tausiah hingga Pemberian Motivasi

RADARSEMARANG.COM - Selama Ramadan, aktivitas keagamaan meningkat, tak terkecuali di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Para napi dan tahanan semakin khusyuk ibadah. Seperti di rumah...

Dewan Minta Karaoke Ditutup Selama Ramadan

MAGELANG - Komisi A DPRD Kota Magelang meminta karaoke yang berada di Kota Magelang berhenti beroperasi sementara selama Ramadan mendatang. Penutupan ini dilakukan untuk...