33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Kehumasan Harus Ikuti Tren

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BAGI Ayang Fitrianti, staf Humas di Universitas Semarang (USM) tantangan profesi kehumasan atau Public Relation (PR), harus bisa mengikuti tren atau budaya manusia pada setiap era. Termasuk di era modern saat ini.

”Keberagaman pola pikir dan budaya masyarakat pada setiap generasi menjadi tantangan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Ayang yang pernah menjadi penyiar Prambors FM dan SS FM serta presenter televisi lokal ini.

Sebagai staf humas, Ayang lebih fokus pada kegiatan universitas. Yakni, bagaimana menyampaikan informasi, bagaimana visi-misi agar tetap menarik di mata masyarakat, namun tetap sesuai dengan keinginan atasan di kantor. ”Meski generasi kita berbeda dengan target yang dituju, namun informasi bisa menarik. Target kita jelas adik-adik lulusan SMA yang mau kuliah, makanya kita perlu lebih modern caranya,” ujarnya.

Peran media penting untuk menyampaikan semua informasi. Bahkan, media dalam memberikan informasi pun semakin banyak dan bervariasi, tidak hanya media mainstream saja. ”Dari yang konservatif sampai kekinian digunakan semua. Instagram, media sosial, apa pun kita coba gunakan,” ujar perempuan kelahiran 21 Mei 1989 ini.

Di sela profesi tetapnya sebagai staf humas, lulusan Sastra Inggris Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini, juga aktif sebagai pemandu acara (MC). Minimal dua kali sebulan ia mendapatkan job MC dalam berbagai acara. Selain itu, ia juga masih siaran di Radio Kampus USM Top FM. ”Saya hobinya jalan-jalan cari tempat baru kalau libur. Untuk sekarang sih sedikit berkurang, karena saya sudah punya momongan di rumah,” ujarnya ramah.

Ayang yang masih menjalani studi Magister Ilmu Komunikasi Undip ini menambahkan profesi humas itu menyenangkan. Banyak ilmu yang didapat, ada tantangan baru, ada pula teman baru. ”Menyenangkan, penuh tantangan. Profesi ini memang harus kreatif dalam menyampaikan informasi apa pun tentang universitas,” terang ibu dari Nurrajendra Aljalil yang baru berusia 2 tahun ini. (mg30/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pak Min Ndredeg saat Pembelinya Gubernur Ganjar

Parimin, pemilik Warung Bakso Asri harus melewati perjalanan panjang sebelum akhirnya sukses berbisnis bakso saat ini. Pria yang akrab disapa Pak Min ini pernah...

Reformasi Perizinan, Investasi Jateng Meroket

SEMARANG- Investasi di Jateng tumbuh signifikan hingga 53 persen per tahun. Banjir investasi usaha di berbagai sektor ini sejak 2013 hingga 2017 mampu menyerap...

Longsor, Tutup Akses Menuju Curug Trocoh

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG — Hujan deras yang mengguyur Temanggung disertai angin kencang selama beberapa jam, menyebabkan longsor di Dusun Trocoh, Desa Lempuyang, Kecamatan Tretep. Tepatnya,...

Rico Ceper Ajak Mahasiswa Temukan Passion

SALATIGA - Empat sosok inspiratif hadir dalam talkshow Eagle Goes to Campus dengan tema “Find Your Passion” di balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)...

Jangan Takut Gunakan Dana Desa

TEMANGGUNG – Bantuan dana desa dari Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Temanggung pada 2017 mengalami peningkatan. Pada 2016 total dana desa sebesar Rp 162,64 miliar,...

Dirt Bike Semakin Digemari

RADARSEMARANG.COM - BERPETUALANG dengan motor jenis dirt bike (trail) yang kerap disebut trabas, saat ini menjadi tren pencinta otomotif di Semarang. Dengan menggunakan motor...