32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Aksi Peduli Destinasi Wisata

UNGARAN – Sampah yang berserakan akan memperburuk citra destinasi wisata. Butuh kesadaran pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya. Sebagai upaya menumbuhkan cinta lingkungan, utamanya di area objek wisata, Rabu (12/4), Kementerian Pariwisata melakukan gerakan bersih objek wisata dengan menggandeng stakeholder dan masyarakat umum di Candi Gedongsongo. Gerakkan tersebut juga dilakukan secara serentak se Indonesia di 136 lokasi objek wisata.

Kasubid Internalisasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Romi Astuti yang hadir pada kesempatan itu mengatakan gerakan tersebut merupakan implementasi dari sapta pesona. Tujuannya untuk mewujudkan iklim yang kondusif dalam dunia kepariwisataan. Serta mendorong partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung dunia pariwisata.

“Untuk mendorong masyarakat melakukan unsur-unsur sapta pesona, yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan,” katanya.

Kemarin, ratusan orang memakai sapu lidi serta pengki. Mereka menyapu dan memungut sampah yang ada di kawasan Candi Gedongsongo. Ada juga yang menggunakan kuas untuk membersihkan bagian dari dinding candi.

Aksi dilakukan mulai dari panggung terbuka, candi satu hingga candi ke tujuh. Selain itu, pada kesempatan itu juga di diletakkan sedikitnya 10 tong sampah di beberapa titik.

“Sampah ini menjadi persoalan yang luar biasa di dunai kepariwisataan. Kita harus mulai menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Karena bila sampah berserakan akan memperburuk citra destinasi wisata,” ujarnya.

Dikatakan Romi, Sapta Pesona merupakan ruh dari pariwisata. Gerakan tersebut merupakan bentuk dorongan kepada masyarakat untuk mewujudkan kebersihan di destinasi wisata.

Anggota Komisi X DPR RI, Ahmad Mujib Rohmat yang juga hadir dalam kesempatan itu mengatakan selain menumbuhkan kesadaran masyarakat, ia berharap peran pemerintah dalam hal ini Pemkab Semarang guna memberikan wadah bagi kreatifitas masyarakat sekitar.“Seperti halnya tempat souvenir di sekitar destinasi wisata. Itu sangatlah penting,” ujar Mujib.

Menurutnya, dengan destinasi wisata yang dilengkapi tempat souvenir maka akan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.“Sekarang ini pariwisata masuk empat besar target pembangunan nasional, tak terkecuali di Kabupaten Semarang,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Partono mengatakan pembangunan sektor wisata telah dilakukan Pemkab Semarang. Antaralain dengan membenahi akses menuju destinasi wisata dan infrastruktur pendukung. ”Di Gedongsongo ini kita bangun tempat parkir dua lantai yang dapat menampung kendaraan pengunjung,” katanya. (ewb/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here