30 C
Semarang
Rabu, 21 April 2021

Dibangun Shelter Mirip Toko

spot_img
spot_img

MAGELANG – Pengerjaan shelter permanen di Jalan Alibasah Sentot, Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah memasuki tahap dua. Shelter senilai Rp 200 juta yang dibangun Pemkot Magelang ini menyerupai toko kecil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, bangunan shelter ini diperuntukan bagi 30 pedagang kaki lima (PKL) eks Jalan Majapahit yang belum mendapatkan fasilitas relokasi pada tahun lalu. Dua bulan ke depan, mereka akan bergabung dengan 30 PKL yang lebih dulu direlokasi tahap pertama.

“Bangunannya tidak ada perbedaan dengan tahap sebelumnya,” kata Joko, kemarin.

Ia menjelaskan, shelter di Jalan Alibasah Sentot ini memang berbeda dari shelter-shelter yang dibangun Pemkot sebelumnya. Yakni terbuka. Sementara di jalan tersebut, bangunannya tertutup dan difasilitasi rolling door. “Konsep ini atas usulan para PKL sendiri. Karena saat berjualan di Jalan Majapahit, konstruksinya juga tertutup,” akunya.

Pihaknya juga berencana mengirim surat kepada calon pengguna shelter, untuk menempatinya. Sebab, selama setahun ini, para PKL  menyebar dalam berjualan dan di luar Jalan Alibasah Sentot. “Kami juga berencana menyediakan toilet umum,” tambahnya.

Agar kawasan ini terlihat lebih bersih dan tidak ada pohon yang membahayakan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan perawatan di kawasan ini. (put/lis)

spot_img

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here