25 C
Semarang
Jumat, 11 Juni 2021

Ingin Magelang Bebas Kawasan Kumuh

MAGELANG – Peringatan Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang menjadi pecut bagi Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Wakil Wali Kota Windarti Agustina dalam membangun kotanya menjadi lebih maju. Keduanya ingin mewujudkan daerahnya bebas kawasan kumuh, serta mengentaskan kemiskinan.

“Pasti akan kita kikis habis (kawasan kumuh, Red) tapi skala prioritas dan menyesuaikan keuangan kita,” kata Sigit usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang, kemarin.

Pemkot telah meyiapkan program strategis sebagai amunisi untuk mengatasi dua pekerjaan rumah itu. Ia berkomitmen, program prorakyat yang digalakkan akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Seperti program 100-0-100. Artinya, 100 persen pelayanan air bersih, bebas kawasan kumuh, dan 100 persen sanitasi terlayani.

“RPJMD 2016-2021 juga sudah mengamanahkan, agar angka kemiskinan yang sekarang 9 persen, turun menjadi 6 persen,” ujarnya.

Ia mengaku tak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan seluruh elemen. “Kekurangan kita masih sangat banyak,  dan semua komponen harus terlibat untuk memajukan kota ini,” ajaknya.

Baru-baru ini, Sigit juga membentuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Magelang. Sekitar tiga bulan, Baznas mampu menghimpun dana sebesar Rp 280 juta.

“Dananya juga bisa untuk pendidikan. Kita sisir jangan sampai ada anak Kota Magelang yang tidak sekolah, kemudian untuk kegiatan lainnya juga,” jelasnya.

Windarti menambahkan, penanganan kawasan kumuh akan melalui program Kota-Ku. Ia juga sudah melakukan pemetaan di lapangan, agar refleksi programnya tepat sasaran.

“Riil-nya di lapangan, ada perbaikan sanitasi, perilaku hidup bersih makin digalakkan di masyarakat, lalu air bersih dan sebagainya,” tambahnya. (put/ton)

 

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here