33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

SMAN 2 Pinjam 155 Komputer Wali Murid

UNBK SMA Hari Pertama Berjalan Lancar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMA di Kota Semarang pada hari pertama, Senin pagi (10/4) kemarin, berjalan lancar. Ribuan siswa kelas 3, menyelesaikan mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Dari hasil pantauan Jawa Pos Radar Semarang, hampir seluruh SMA di Kota Semarang menggelar UNBK secara mandiri. Tercatat hanya ada satu sekolah yang terpaksa menginduk. Yaitu SMA Negeri 4 Semarang menginduk ke SMA Negeri 11 Semarang.

Sedangkan Kepala SMAN 8, Sugiyo mengatakan bahwa pelaksanaan UNBK di SMA tersebut, dibagi tiga sesi dengan menggunakan tiga laboratorium komputer. Log in siswa untuk mengerjakan soal tidak mengalami kendala.

”Setiap ruangan diisi 36 siswa. Jumlah komputer yang kami miliki sebanyak 110 unit dengan jumlah total peserta UNBK 340 siswa. Hari ini tidak ada kendala, proses log in, tidak ada masalah. Untuk upload jawaban akan dilakukan sore hari,” katanya kemarin.

Ia mengungkapkan jika pelaksanaan UNBK di SMA N 8 2017 ini, merupakan tahun kedua. Sebelumnya, pihak sekolah pada Sabtu (8/4) pekan lalu, telah melakukan sinkronisasi dengan server pusat serta mempersiapkan segala fasilitas yang ada dengan menyiapkan 3 teknisi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. ”Untuk server, kami memiliki 5 unit dengan 2 unit server cadangan. Sementara untuk proktor ada lima, genset pun sudah diujicobakan dan bisa menyuplai kebutuhan komputer jika sewaktu-waktu padam,” tuturnya.

Walaupun telah memiliki genset sendiri dan dipastikan bisa mencukupi kebutuhan listrik jika terjadi pemadaman, dirinya tetap berharap agar PLN tidak melakukan pemadaman listrik seperti pada UNBK tingkat SMK di SMK N 1 Semarang beberapa waktu lalu. ”Pihak Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) telah menyurati PLN. Namun kami tetap berharap ada komitmen PLN untuk tidak melakukan pemadaman listrik,” jelasnya.

Diakuinya, upaya pemenuhan kebutuhan komputer atau laptop untuk UNBK, tidak sepenuhnya disediakan pihak sekolah. Sebagian dilakukan dengan cara meminjam orang tua wali murid atau sewa. ”Kami punya 190 unit komputer, 155 komputer kami pinjam dari wali murid untuk melaksanakan UNBK,” tutur Kepala SMA N 2 Semarang, Wagino Sunarto.

Ia menjelaskan jika peserta UNBK di SMA N 2 Semarang ada 520 siswa, dengan rincian 420 siswa jurusan IPA dan 100 siswa lainnya jurusan IPS yang dibagi menjadi enam laboratorium yang dibagi dalam tiga sesi setiap harinya. ”Orang tua wali murid, ada yang sepakat menyewa dan ada pula yang meminjamkan miliknya selama beberapa bulan sampai proses UNBK selesai,” tambahnya.

Menurutnya, setiap laboratorium dilengkapi dengan satu server dan satu Uninterruptible Power Supply (UPS) yang bisa menahan laptop atau komputer tetap menyala selama setengah jam saat listrik padam. ”Kami mengantisipasi terjadinya pemadaman dengan menyediakan genset. Selain itu, setiap laboratorium yang digunakan punya satu UPS,” jelasnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Semarang Wiharto, membenarkan pelaksanaan UNBK SMA di Kota Semarang seluruhnya lancar. ”Alhamdulillah semuanya lancar. Dari sisi eksternal seperti gangguan pemadaman listrik dan kerusakan server tidak ada,” ujarnya.

Tepisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo mengatakan jika pelaksanaan UNBK hari pertama tidak ditemukan kendala berarti. Walau begitu, dinas terus melakukan pengawasan dan pemantauan dengan menurunkan tim, jika ada kendala yang tiba-tiba terjadi. ”Kami pastikan agar kendala yang terjadi saat UNBK SMK tidak terjadi. Meski itu murni masalah dari server pusat,” tuturnya.

Ia menjelaskan jika di Jateng, jumlah sekolah setingkat SMA yang mengikuti UNBK mencapai 82 persen atau sebanyak 2.735 sekolah, termasuk Paket C dengan jumlah total peserta baik UNBK maupun UNKP (Ujian Nasional Kertas dan Pensil) tingkat SMA sebanyak 405.562 siswa dari 3.373 sekolah. (den/ida/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Batang Pertahankan Opini WTP

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang di bawah kepemimpinan Wihaji dan Suyono berhasil mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Hal itu setelah laporan keuangan pemerintah...

Pancurwening Siap Jadi Sentra batik

WONOSOBO - Kesuksesan batik Bumi Tanoshi karya warga Kelurahan Tawangsari menjadi inspirasi bagi pengrajin batik di desa-desa lainnya. Warga Desa Pancurwening Kecamatan Wonosobo terinspirasi...

Kota Metropolitan Paling Layak Huni

RADARSEMARANG.COM - DI Indonesia setidaknya ada 10 kota yang dapat disebut sebagai kota metropolitan karena menjadi kota inti sebagai pusat aktivitas masyarakat yang dikelilingi...

Awasi DD, Babinkamtibmas Bersenjata Sipadan

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pengawasan Dana Desa (DD) semakin rapi dan ketat. Selain diawasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, polisi melalui Babinkamtibmas kini memiliki aplikasi...

Kenalkan Profesi Polisi sejak Dini

PEDURUNGAN – Sedikitnya 45 anak dari Pos pendidikan anak usia dini (PAUD) Pandega Siwi RW 2 Tlogosari Kulon, mendatangi kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Pedurungan,...

Saya Melawan Takut dengan Doa, Bercanda, dan Bersyukur

Setahun berselang, Ahmad Nurhadi yang kaki kirinya hancur dan matanya terkena serpihan bom terus bersemangat memulihkan kondisi. Sedangkan keluarga Bayu, sang kawan yang jadi...