33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Protes Jadwal dan Siaran Langsung

PSIS Rugi Secara Finansial

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kemarin merilis jadwal Liga 2 yang akan mulai kickoff 19 April 2017 mendatang. Namun jadwal kemungkinan berubah, sebab banyak tim peserta mengajukan protes, termasuk PSIS.

Di Grup 4, PSIS dijadwalkan melakoni tujuh laga kandang dan tujuh laga tandang pada babak penyisihan grup. Laga rata-rata dimainkan di hari Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Namun mayoritas laga digelar pada hari Kamis. Jadwal tersebut sangat tidak menguntungkan PSIS secara finansial. Sebab pertandingan pada hari kerja, sulit untuk mendatangkan banyak penonton. Sementara PSIS sangat mengandalkan pada hasil penjualan tiket untuk operasional tim.

Hari pertandingan paling ideal bagi PSIS untuk mendatangkan penonton adalah Sabtu atau Minggu. Tapi dari tujuh laga kandang PSIS di babak penyisihan grup baik putaran pertama maupun kedua, PSIS hanya kebagian satu laga yang digelar pada hari Sabtu. Lainnya digelar Selasa, Rabu dan paling banyak Kamis. “Tentu ini cukup dirugikan karena animo penonton akan menurun jika pertandingan digelar pada hari kerja,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Persoalan lain adalah siaran langsung televisi. Di Liga 2 total terdapat 78 siaran langsung televisi dari enam grup pertandingan. Grup 4 ada 19 pertandingan siaran langsung. Dari 61 tim peserta Liga 2, delapan tim yang mendapatkan jatah siaran langsung paling banyak.

PSIS juga dianggap sebagai tim favorit untuk disiarkan langsung televisi saat bertanding kandang. Hal tersebut dikhawatirkan menurunkan animo penonton untuk menyaksikan langsung pertandingan di stadion.

PSS Sleman mendapatkan jatah siaran langsung paling banyak yaitu 12 pertandingan baik home maupun away. Disusul PSCS Cilacap dan Persebaya dengan 10 pertandingan dan PSIS  ditempat keempat terbanyak dengan 9 pertandingan, di mana 6 pertandingan kandang PSIS mendapatkan jatah siaran langsung televisi.

Tiap siaran langsung, tim memang mendapat uang hak siar. Namun selama ini belum jelas berapa nominal hak siar tiap tim. “Kami meminta pembagian hak siar harus jelas karena dengan jadwal pertandingan di tengah pekan dan ada siaran langsung televisi sudah pasti animo penonton akan menurun. Kami tidak bisa memaksimalkan pemasukan di penjualan tiket pertandingan,” sambungnya.

Saat ini manajemen PSIS telah mengajukan protes secara tertulis kepada PT LIB dan PSSI terkait kebijakan masalah jadwal pertandingan tersebut. ”Mudah-mudahan ada respon baik. Karena tim-tim lain di Liga 2 juga menyatakan keberatan yang sama,” pungkas Liluk. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...